Sport

Bangga Banget! Indonesia Juara Umum di Astana 2026 World Boccia Cup, Borong 3 Emas dan 1 Perak di Kazakhstan

Oleh: Jinan Vania Barizky Selasa 09 Jun 2026, 16:32 WIB
Tim Boccia Indonesia pada Astana 2026 World Boccia Cup di Kazakhstan jadi juara umum dengan 3 medali emas dan 1 perak. (Sumber: Instagram @indonesiainnursultan | Foto: Instagram @indonesiainnursultan)

AYOJAKARTA.COM – Tim nasional Boccia Indonesia menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan keluar sebagai juara umum (peringkat 1) dalam ajang Astana 2026 World Boccia Cup yang digelar di Kazakhstan.

Dalam kompetisi tingkat dunia tersebut, tim Merah Putih sukses mengamankan total 3 medali emas dan 1 medali perak pada nomor individual.

Kemenangan ini mempertegas posisi atlet-atlet Indonesia sebagai pesaing kuat di panggung dunia.

Daftar Atlet dan Perolehan Medali

Kesuksesan ini diraih berkat penampilan luar biasa dari empat atlet andalan Indonesia yang bertanding di nomor individual:

  • Muhammad Afrizal Syafa (Emas)
  • Handayani (Emas)
  • Felix Ardi Yuda (Emas)
  • Gischa Zayana (Perak)

Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Fadjroel Rachman, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para atlet.

Menurutnya, capaian ini bukan sekadar kemenangan, melainkan bukti kerja keras yang mampu mengharumkan nama bangsa di panggung global.

"INDONESIA JUARA DUNIA! Termasuk 3 (tiga) medali EMAS dan 1 (satu) medali PERAK untuk Kategori PERORANGAN dalam Kejuaraan Dunia #BOCCIA di Astana, Kazakhstan. Selamat! Congratulations! Kutti Bolsin!," tulis Fadjroel melalui Instagram resminya yang dikutip ayojakarta.com pada Selasa, 9 Juni 2026.

Sebagai informasi, Boccia merupakan olahraga prestasi yang menuntut akurasi serta strategi tinggi, dan menjadi salah satu cabang olahraga resmi di ajang Paralympic.

Olahraga ini dirancang khusus untuk atlet dengan disabilitas fisik berat, seperti cerebral palsy atau gangguan motorik lainnya.

Keberhasilan di Kazakhstan ini dipandang sebagai modal penting dan motivasi besar bagi para atlet dalam mempersiapkan diri menuju Paralympic Los Angeles 2028 mendatang.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky