AYOJAKARTA.COM - Timnas Indonesia kembali menorehkan sejarah dengan memenangkan pertandingan sepak bola putra di ajang SEA Games 2023.
Laga bergengsi yang membawa Tim Garuda mendapatkan medali emas tersebut digelar pada Selasa (16/5/2023).
Seperti diketahui, Indonesia melawan timnas Thailand dan menang dengan skor 5-2 setelah melalui babak extra time.
Pertandingan sengit antara timnas Indonesia dengan Thailand tersebut digelar di Olympic Stadium, Phnnom Penh, Kamboja.
Selain kemenangan yang membuat Indonesia kembali mendapatkan Medali Emas setelah 32 tahun, ada sosok yang tak kalah menarik perhatian publik.
Sosok tersebut adalah Uston Nawawi yang beberapa kali namanya disebut oleh host maupun komentator saat pertandingan berlangsung.
Lantas siapakah sebenarnya Uston Nawawi? Tentu banyak yang kemudian menjadi penasaran.
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Omah Balbalan pada Rabu(17/5/2023), sosok Uston Nawawi saat ini merupakan bagian dari pelatih klub Persebaya Surabaya.
Tak hanya itu, sosok Uston Nawawi juga dikenal sebagai legenda sekaligus top skor di masa berjaya Persebaya Surabaya.
Dari berbagai sumber disebutkan bahwa Uston Nawawi tercatat sebagai pencetak top skor yang menghasilkan 63 gol selama dirinya berkarier di sepak bola.
Selain top skor, Uston Nawawi juga menorehkan beberapa prestasi di kancah sepak bola Indonesia.
Seperti saat dirinya berhasil membawa Persebaya mendapatkan trofi juara pertama di Liga Indonesia ketika usianya saat itu masih 19 tahun tepatnya 1996/1997.
Sehingga tak heran apabila pria yang diketahui lahir di Sidoarjo pada 6 September 1978 itu merupakan tim penting ketika Persebaya kembali mendapat juara di 2004.
Akan tetapi, karier Uston Nawawi tak berjalan mulus begitu saja.
Ia juga pernah mengalami cedera parah bahkan hujatan.
Cedera engkel parah yang dialami oleh Uston Nawawi kala itu bahkan sampai membuatnya istirahat selama enam bulan.
“Saya juga pernah diteriaki oleh suporter yang meminta pelatih agar menarik saya keluar lapangan,” papar Uston Nawawi saat menceritakan masa sulitnya.
“Tapi seperti yang saya bilang dari awal, hujatan dan kritik justru membuat saya semakin termotivasi tampil baik,” lanjutnya.***