AYOJAKARTA.COM - Polemik ajang olahraga Piala Dunia U-20 di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah, kini tengah menajdi perbincangan publik.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhrinya memberi pernyataan soal Piala Dunia U-20 yang akhir-akhir ini menjadi perdebatan.
Ia menegaskan bahwa prinsip Indonesia dalam konsistensinya untuk mendukung bangsa Palestina tidak akan goyah, meski Israel mengikuti Piala Dunia U-20.
Baca Juga: Respons Jokowi Soal Polemik Timnas Israel di Piala Dunia U-20: Saya Jamin Indonesia Tetap...
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Rabu 29 Maret 2023, Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyatannya soal polemik Piala Dunia U-20.
“Ini prinsip negara kita Indonesia yang selalu konsisten dan teguh dalam memperjuangkan dan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina,” ucapnya.
Untuk menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar itu, Presiden RI menyebut bahwa telah melewati proses yang panjang.
Sedikitnya ada tiga negara yang menjadi kandidat akhir dalam seleksi negara sebagai tuan rumah, yakni Indonesia, Brazil dan Peru.
“Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 melalui proses bidding, melalui proses seleksi panjang dan pada proses akhir ada tiga kandidat negara, yaitu Brazil, Indonesia dan Peru,” ucapnya.
Begitu juga dengan negara lain yang bekerja keras demi menjadi tuan rumah event Piala Dunia.
Hingga pada Oktober 2019, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah untuk event olahraga yang paling banyak digemari itu.
“Saat itu semua pihak berjuang bekerja keras bersama-sama agar Indonesia biar bisa jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dan akhirnya bulan Oktober 2019, Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA,” kata Presiden RI.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka: Solo Siap Gantikan Bali Drawing Piala Dunia U-20 Hingga Final
Dijelaskan bahwa saat dipilih menjadi tuan rumah, Indonesia belum mengetahui tim mana saja yang akan bermain di ajang ini.
Indonesia baru mengetahui Israel lolos ke ajang olahraga itu ketika Juli 2020.
“Kepastian Timnas Israel lolos seleksi Piala Dunia U-20 baru kita ketahui pada bulan Juli 2022,” ucap Joko Widodo.
“Saya menjamin keikutsertaan Israel tidak ada kaitannya dengan konsistensi posisi politik luar negeri kita terhadap Palestina karena dukungan kita kepada Palestina selalu kokoh dan kuat,” tambahnya.
Baca Juga: FIFA Resmi Batalkan Drawing Piala Dunia U20, Ini Reaksi PLT Menpora dan Menparekraf!
Presiden Republik Indonesia meminta agar tidak mencampuri urusan politik dengan olahraga.
"Kita sependapat dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia bahwa FIFA memiliki aturan yang harus ditaati anggotanya. Jadi jangan mencampur adukkan urusan olahraga dengan urusan politik,” ucapnya.
Kabar penolakan Israel rupanya telah sampai ke telinga FIFA hingga Jokowi mengutus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir untuk bertemu tim FIFA untuk mencari jalan keluar.
“Saat ini FIFA juga telah mengetahui adanya penolakan-penolakan terhadap keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20,” jelasnya.***