Sport

Pengamat Sepak Bola Ungkap Tujuan Tersembunyi Majunya Erick Thohir Menjadi Calon Ketua Umum PSSI

Oleh: Awit Wiarni Senin 16 Jan 2023, 15:41 WIB
Pengamat Sepak Bola Ungkap Tujuan Tersembunyi Majunya Erick Thohir Menjadi Calon Ketua Umum PSSI

AYOJAKARTA.COM – Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) telah menutup pendaftaran calon Ketua Umum PSSI untuk periode 2023-2027.

Ketua Umum PSSI sebelumnya yaitu Mochamad Irawan sudah dapat dipastikan tidak akan maju lagi untuk menjadi Ketua Umum PSSI.

Ada 2 kandidat yang akan menjadi Ketua Umum PSSI, yaitu Erick Thohir dan La Nyalla Mattalitti. Budi Setiawan sebagai pengamat sepak bola mengatakan bahwa nantinya Ketua Umum PSSI harus memiliki gagasan, ide, dan kreatifitas yang baik.

Karena walaupun terdapat Exco (Eksekutif Komite), namun majunya sepak bola nasional tetap ada di tangan Ketua PSSI.

Baca Juga: Erick Thohir Banjir Dukungan untuk Jadi Ketua Umum PSSI dari Selebriti, Petinggi Sepak Bola hingga Pihak Ini

(Exco) PPSI merupakan jabatan paling penting dalam kepengurusan sentra dalam sepak bola Indonesia.

Exco yang merupakan kolektif kolegial dipimpin oleh ketua umum, jadi gagasan dan ide ketua umum akan menjadi pertimbangan bagi Exco.

“Kalau ketua umumnya sendiri miskin gagasan, miskin pemikiran, kurang kreativitas, apa sih semua  tidak akan proaktif,” kata Budi Setiawan.

“Jadi itulah pentingya seorang ketua umum ini harus memiliki pengetahuan, gagasan yang dimiliki sendiri oleh dia bukan dia misalnya punya staf ahli, atau punya sekjen yang mumpuni, atau misalnya punya narasumber lain yang untuk memback up pengetahuannya,” tambahnya.

Baca Juga: Ternyata Ini Makna Kelinci Air di Tahun Baru China atau Imlek, Ada Ramalan Keberuntungan Apa? Simak di Sini

Budi Setiawan mengharapkan ketua PSSI nantinya benar-benar memiliki pengalaman yang baik tentang sepak bola sehingga membentuk jati dirinya secara organik dan bisa menguji kepemimpinannya.

“Oke lah ketua-ketua umum sebelumnya memiliki kemampuan atau sejarah pengalaman memimpin organisasi, tapi kan bukan organisasi sepak bola. Karena ujung-ujungnya yang dilihat prestasi kok,” kata Budi Setiawan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Inpres Nomor 3 tahun 2019 tentang percepatan sepak bola nasional. Tapi sudah 3 tahun lamanya terbengkalai, tidak bisa dieksekusi.

“Karena pada saat Inpres itu diterbitkan, saya melihat sebuah konsekuensi. Inpres ini akan bisa jalan kalau memang ketua umumnya itu disukai (oleh masyarakat) atau Istana misalnya pemerintah mendukung penuh,” kata Budi Setiawan.

Baca Juga: Raffi Ahmad Dukung Erick Thohir Jadi Ketua PSSI, Sebut Menteri BUMN Ini Bisa Lakukan Hal Ini

Jadi percepatan sepak bola nasional tidak bisa diimplementasikan jika pemerintah tidak mendukung. Menurut Budi Setiawan, sudah menjadi rahasia umum jika ada gosip seseorang menjadi ketua umum PSSI untuk naik level misalnya menjadi kepala daerah.

Majunya Erick Thohir menjadi calon Ketua PSSI bukannya tanpa maksud, tapi Budi Setiawan menerka bahwa pemerintah akan menempatkan orang kepercayaannya untuk menjadi Ketua PSSI.

“Saya mencoba membaca suasana kebatinannya Pak Presiden Jokowi, sudahlah daripada ribut-ribut segala macem lebih baik tempatkan Ketua Umum PSSI ini yang memang betul-betul orang kepercayaan Presiden yang juga bagian dari pemerintah,” ujar Budi Setiawan.

“Dan alhamdulillah itu ada di sosoknya Erick Thohir, ngerti bola walaupun tidak di Indonesia. Itu keberuntugan dia punya banyak pengalaman di luar negeri yang bisa ditularkan di sini,” tambahnya, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (16/1/2023).***

Reporter Awit Wiarni
Editor Rohmana Kurniandari