Sport

Suporter Indonesia Keroyok Bus Timnas Thailand hingga Kaca Pecah, Luis Viegas Ungkit Tragedi Kanjuruhan

Oleh: Awit Wiarni Jumat 30 Des 2022, 11:59 WIB
Suporter Indonesia Keroyok Bus Timnas Thailand hingga Kaca Pecah, Thailand Ungkit Kasus Kanjuruhan

AYOJAKARTA.COM - Suporter Indonesia menyambut kedatangan bus Timnas Thailand sebelum memasuki Stadion Gelora Bung Karno, tapi ini merupakan sambutan negatif yang merugikan.

Kejadian ini berlangsung sebelum pertandingan antara Indonesia dan Thailand di Piala AFF dimulai pada Kamis (29/12/2022).

Salah satu official Timnas Thailand berhasil merekam aksi suporter Indonesia tersebut.

Dengan mayoritas menggunakan baju berwarna hitam, suporter Indonesia mengeroyok bus Timnas Thailand.

Baca Juga: Harapan Shin Tae-yong Agar Polisi Izinkan Suporter Nonton Langsung Timnas Indonesia Di Piala AFF 2022

Dalam video yang diunggah oleh Luis Viegas, terlihat para suporter memberikan jari tengah, berteriak, memukul hingga melempari bus dengan sesuatu yang membuat kaca bus pecah.

Luis Viegas merupakan seorang analis taktik di Timnas Thailand.

Video yang diambil dari dalam bus itu memperdengarkan suara sorakan suporter dan suara bus yang terus-menerus dipukuli oleh beberapa orang.

Di akun Twitter Luis Viegas @luisviegasfoot, ia mengunggah video tersebut dan menuliskan keterangan yang menyinggung Tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga: Daftar Aksi Menghebohkan dari Para Suporter Tim Nasional Negara Peserta di Ajang Piala Dunia 2022 Qatar

Ini merupakan pertandingan pertama Indonesia setelah Tragedi Kanjuruhan yang ditonton oleh suporter, tetapi keamanannya tidak memadai.

“Pertandingan pertama bersama penonton setelah Tragedi Kanjuruhan, di mana keamanannya?” tanya Luis Viegas.

Baca Juga: Update Tragedi Kanjuruhan, Polisi Gelar Otopsi 2 Jenazah Suporter Arema Asal Bululawang

Bus Timnas Thailand memang dikawal oleh mobil polisi, tapi hanya ada satu mobil saja dan berada di depan bus.

Jadi para suporter Indonesia masih bisa leluasa untuk mendekati bus.

Melihat unggahan video aksi anarkis suporter Indonesia, banyak yang menyayangkan perlakuan buruk tersebut.

Beberapa pengguna Twitter meberikan komentar berupa kecaman terhadap aksi suporter Indonesia yang tidak terpuji.

Baca Juga: Bertemu Langsung dengan Presiden FIFA Terkait Tragedi Kanjuruhan, Erick Thohir: Suporter jadi Perhatian Utama

“Masyarakat di sini banyak yang tidak peduli kasus Kanjuruhan. Pemerintah di sini menganggap bahwa itu bukan pelanggaran HAM berat. Federasi, klub & operator liga mementingkan bisnis yang sedang mereka jalani dan memilih menjalankan liga ketimbang bertanggungjawab sampai kasusnya tuntas,” ketik @hardoel***.

“Sepak bolanya diberhentiin ngamuk-ngamuk, giliran diterusin malah norak. Emang harusnya sepakbola Indonesia di banned selamanya dari FIFA. Dikasih kesempatan setelah Kanjuruhan malah berulah lagi,” ketik @33xshu***.

“Psywanya offside, padahal Kanjuruhan masih anget + ngga ada masalah apa-apa sama Thailand. Blunder mulu abang-abang ultras,” ketik @falrafifsya***.

“Segitu sulitnya jadi tuan rumah yang baik? Mimpi sepak bola Indonesia maju tapi kelakuan suporternya kaya gini? Malu-maluin asli malu-maluin! Ngga ada belajar dari tragedi Kanjuruhan sama sekali! Kalian yang di sana adalah perusak sepak bola Indonesia!” ketik @edwin_oye***.

“Suporter kampungan, kalau ini Inggris yang ada Hooligansnya sih wajar aja kaya gitu, ini prestasi timnas juga zonk tapi suporternya berulah seakan-akan punya prestasi,” ketik @r10_5146***.

Pertandingan sengit Indonesia vs Thailand berakhir dengan skor seri yaitu 1-1 dengan gol dari M Klok untuk Indonesia dan gol dari S Yooyen untuk Thailand.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Fathul Amanah