TANGERANG SELATAN, AYOJAKARTA.COM - Aksi ngamuk Lurah Benda, Baru Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan, Saidun, yang terekam kamera CCTV, kini beredar dan viral di media sosial. Bak film Kung Fu, ia menendang sejumlah benda di atas meja dan melampiaskan kekesalannya di hadapan beberapa orang dalam ruangan.
Melansir unggahan akun instagram @tangerang24jam, dalam video terlihat tujuh orang tengah duduk membicarakan sesuatu di sebuah ruangan sekolah.
Tiba-tiba, seorang lelaki berbaju biru yang duduk di salah satu kursi menaikkan kakinya dan menendang barang-barang yang ada di atas meja di hadapannya. Semua orang yang ada dalam rekaman tertanggal 7 Juli 2020 itu hanya diam melihat tingkah laki-laki tersebut.
Seperti diketahui, Lurah Saidu melakukan perusakan terhadap fasilitas sekolah serta melakukan perbuatan tak menyenangkan berupa ancaman kepada Kepala Sekolah SMAN 3 Kota Tangsel.
AYO BACA : Lurah Benda Baru Saidun Bantah Rusak Fasilitas SMAN 3 Tangsel
Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto mengatakan, peristiwa pengerusakan fasilitas sekolah terjadi pada Kamis (16/7/2020) sore. Saat itu Saidun mendatangi ruang kepala sekolah SMAN 3 dan menanyakan kepastian siswa titipannya. Begitu kepala sekolah menjelaskan siswa titipan belum bisa masuk sekolah, Saidun emosi seketika.
“Pemicunya karena terlapor ini mendengar keterangan tersebut dari pihak sekolah," kata Supriyanto, Jumat (17/7/2020).
Mendengar pernyataan kepala sekolah, Saidun mengamuk dan merusak beberapa fasilitas yang ada di ruangan. Informasi yang diketahui, total ada lima calon siswa yang direkomendasikan lurah Saidun untuk masuk sekolah melalui jalur tidak resmi.
"Iya benar. Jadi ada beberapa barang di ruang kepala sekolah yang dirusak, menendang toples yang ada di meja tamu lalu menendang toples-toples makanan ringan yang ada di meja, kemudian lurah pergi,” jelasnya.
Meski pihak sekolah telah menjelaskan penolakan secara baik-baik kepada lurah, namun sikap lurah tak menunjukkan tanda ingin berdamai. Informasi yang diperoleh, Lurah Saidun menitipkan kembali dua anak untuk masuk SMAN 3, sebelumnya Saidun juga telah menitipkan tiga anak pada sekolah yang sama.
AYO BACA : Siswa Titipannya Tak Bisa Masuk, Lurah di Tangerang Ngamuk Rusak Sekolah