Tangerang

3 Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Perairan Teluk Jakarta Ditemukan Tewas

Oleh: Admin Selasa 23 Jun 2020, 16:08 WIB
Evakuasi jasad pemancing yang hilang di Perairan Teluk Jakarta (SAR Jakarta)

TELUK NAGA, AYOJAKARTA.COM --  Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang pemancing yang hilang di Perairan Teluk Jakarta pada Selasa (23/6/2020) siang tadi sekitar pukul 11.45 WIB. 

Korban yang bernama Darsun (42) ditemukan sudah tak bernyawa pada radius 4,7 NM (NauticaMiles) dari lokasi kejadian, tepatnya di pesisir Pantai Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten. 

"Berkat sinergitas tim SAR gabungan yang sudah secara maksimal melakukan upaya pencarian akhirnya korban kita temukan siang ini kemudian langsung dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Tangerang dalam keadaan meninggal dunia." ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman. 

Ia pun menyampaikan turut berbelasungkawa terhadap pihak keluarga korban. Hendra berharap agar seluruh pengguna alat transportasi laut untuk tetap memperhatikan prosedur keselamatan apabila sedang berlayar misalnya selalu menggunakan atau membawa life jacket.

Hendra menyebutkan, tim SAR gabungan dalam operasi ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Ditpolair Polda Metro Jaya, Polsek Teluk Naga, Babinsa Teluk Naga, Kecamatan Teluk Naga, SAR MTA, dan nelayan setempat. 

Upaya pencarian telah dilakukan tim SAR gabungan dengan penyisiran baik melalui jalur laut maupun pesisir pantai yang dicurigai adanya tanda-tanda korban dari mulai hari pertama hilang. 

Darsun merupakan salah satu dari penumpang kapal kayu yang tenggelam akibat mengalami kebocoran di Perairan Teluk Jakarta tepatnya 1 NM dari Pulau Ayer pada Minggu (21/6). 

Kapal kayu tersebut berangkat dari dermaga Kali Adem menuju Pulau Ayer untuk melakukan kegiatan memancing dengan Passenger On Board (POB) berjumlah lima orang. Empat orang di antaranya berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat dan Ditpolair Polda Metro Jaya. Mereka adalah  Alex (35), Edom (50), Hendra (35), dan Riyanto (42). 

"Dengan ditemukan korban maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh personil kembali ke kesatuannya masing-masing," pungkas Hendra. 

 

Reporter Admin
Editor Widya Victoria