Tangerang

Perkembangan Kasus Satu Keluarga di Balaraja Tewas, Begini Penjelasan Polisi

Oleh: Admin Jumat 12 Jun 2020, 14:54 WIB
[Ilustrasi] Satu keluarga ditemukan tewas di Balaraja Tangerang. (dok Ayomedia)

TANGERANG, AYOJAKARTA.COM -- Polresta Tangerang masih menunggu hasil autopsi tiga jenazah yang tewas secara mengenaskan di Kampung Sukamantri, RT/RW 02/ 09, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/6/2020). Dibantu Polda Banten, Polresta Tangerang masih menyelidiki kasus tersebut.

AYO BACA : Satu Keluarga di Balaraja Tewas Misterius, Dua Korban Anak-anak

"Perkembangan kasusnya saat ini kita masih menunggu hasil autopsi," kata Kapolresta Tangerang, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi saat dihubungi, Jumat (12/6/2020).

Ade mengungkapkan, kepolisian segera membawa ketiga jenazah itu ke rumah sakit setelah ditemukan oleh warga sekitar, untuk melakukan autopsi. Sehingga, dapat mengetahui penyebab kematian ketiganya.

"Para korban berada di RSUD Balaraja sedang dilakukan autopsi," ungkap Ade.

Diberitakan sebelumnya, tiga anggota keluarga ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah. Jasad pertama, balita AR (3), ditemukan tewas di dalam tong air di kamar mandi. Kemudian kakaknya, NC (14) ditemukan tak bernyawa di kamar dengan leher masih terjerat tali. Masih di lokasi yang sama, sang ayah RB (37) ditemukan tewas tergantung.

Penemuan itu berawal pada Kamis (11/6) sekitar pukul 01.30 WIB warga mendengar suara ledakan yang berasal dari rumah korban berinisial RB. Beberapa warga pun mencoba mendatangi rumah RB untuk mencari tahu penyebab ledakan itu.

Namun, saat tiba di rumah RB, kondisinya dalam keadaan terkunci. Sehingga warga memutuskan untuk mendobrak pintu rumah.

Saat memasuki rumah korban, para warga menemukan setumpuk limbah plastik dalam kondisi terbakar. Mereka pun berusaha memadamkan api itu.

"Setelah padam, warga langsung menemukan pemilik rumah atas nama RB itu telah meninggal dunia dengan kondisi tergantung," kata Kapolsek Balaraja Teguh Kuslantoro saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2020).

Selain itu, sambung dia, ditemukan pula dua jenazah anak RB. Warga menemukan kedua anak yang masing-maeing berinisial NC dan AR itu dalam kondisi terikat tali.

AYO BACA : Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Balaraja

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono