Tangerang

Satu Keluarga di Balaraja Tewas Misterius, Dua Korban Anak-anak

Oleh: Admin Kamis 11 Jun 2020, 14:43 WIB
[Ilustrasi] Satu keluarga ditemukan tewas di Balaraja Tangerang. (dok Ayomedia)

BALARAJA, AYOJAKARTA.COM -- Polisi masih menyelidiki kasus satu keluarga tewas secara misterius di Tangerang, Kamis (11/6/2020). Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Sukamantri, RT/RW 02/ 09, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, yang mengejutkan warga sekitar.

Tiga anggota keluarga ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah. Jasad pertama, balita AR (3), ditemukan tewas di dalam tong air di kamar mandi.

Kemudian kakaknya, NC (14) ditemukan tak bernyawa di kamar dengan leher masih terjerat tali. Masih di lokasi yang sama, sang ayah RB (37) ditemukan tewas tergantung.

AYO BACA : NF, Pembunuh Balita di Sawah Besar Adalah Korban Kekerasan Seksual

Kapolsek Balaraja AKP Teguh Kuslantoro kepada wartawan membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Teguh, jajarannya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa yang membuat geger warga itu. Tiga jenazah saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk pemeriksaan lebih lanjut dan apa penyebab kasus tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Teguh.

AYO BACA : Mengejutkan, Ini Pengakuan Pelaku Pembunuhan Karyawan Laundry di Margahayu

Penemuan tiga jasad tersebut, kata Teguh, bermula saat saksi mendengar ada suara ledakan cukup besar di dalam rumah tersebut, hingga akhirnya dia memanggil warga lain untuk mengecek kondisi rumah.

Saat dicek, kondisi rumah ternyata terkunci. Kemudian warga pun sepakat untuk mendobrak hingga didapati adanya setumpuk limbah plastik dalam kondisi terbakar.

Setelah warga berhasil memadamkan api, warga melihat mayat pertama kali yang ditemukan di lokasi adalah NC, kemudian AR dan RB.

Warga sekitar mengaku mendengar suara ribut-ribut sebelum kejadian, namun tak jelas keributan bersumber dari apa.

AYO BACA : Diduga Korban Pembunuhan, Wanita Asal Semarang Tewas di Apartemen Puncak Permai Surabaya

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono