SERANG, AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Agama (Kemenag) tetap menggelar bimbingan manasik (bimsik) haji di tengah pandemi COVID-19, Meski bedanya program tersebut digelar secara daring bagi calon jamaah haji 1441H/2020M.
Inovasi manasik haji secara daring dilakukan Kemenag melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU), menyusul adanya Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah penyebaran virus corona. Salah satu daerah yang melaksanakan bimbingan manasik secara daring ini adalah Provinsi Banten.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kota Serang, Deni Rusli mengatakan, bimbingan manasik haji harus tetap berjalan di tengah mewabahnya COVID-19.
Kebijakan pemerintah yang tidak memperbolehkan ada kerumunan massa dan menerapkan social distancing (jaga jarak interaksi sosial) membuat cara ini harus diambil.
“Kemenag sudah menegaskan bimsik sepanjang tahun harus terus di jalankan dengan baik, penuh semangat dan tanggung jawab. Di tengah pandemi Covid-19, metode yang dilakukan adalah melalui aplikasi daring, CD/DVD, buku panduan, serta media cetak dan elektronik,” kata Deni dalam keterangannya, Kamis (16/4/2020).
Kabid PHU Kanwil Kemenag Banten, Machdum Bachtiar, mengatakan jumlah jamaah haji yang telah melakukan pelunasan mencapai 7.564 jamaah atau 80,7 persen, dari total kuota jamaah haji Banten tahun 2020 sejumlah 9.374 jamaah haji.
“Alhamdulillah pelunasan biaya haji Banten per 13 Maret kemarin sudah mencapai 80 persen atau sudah sekitar 7.564 orang yang melunasi biaya haji. Sementara yang belum melakukan pelunasan berkisar 1.810 jamaah haji,” ujar Machdum.