Tangerang

Viral Tugu Titik Nol Tangerang Rp2,3 Miliar, Punya Fasilitas Apa Saja?

Oleh: Katarina Erlita Jumat 19 Des 2025, 23:15 WIB
Kontroversi Tugu Titik 0 Km Kabupaten Tangerang. (Sumber: Instagram.com/@chadsfolk)

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah menjadi sorotan publik setelah membangun Tugu Titik Nol Tigaraksa dengan anggaran Rp2,3 miliar.

Meski terlihat sebagai monumen biasa, proyek ini bukan sekadar tugu, melainkan bagian dari pengembangan kawasan Taman Literasi Digital yang futuristik.

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandi, menjelaskan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk menata seluruh kawasan, termasuk fasilitas edukatif dan ruang publik.

Baca Juga: BPBD Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem Wilayah DKI Jakarta hingga 26 Desember 2025

Tugu Titik Nol sendiri memiliki fungsi penting sebagai penanda koordinat wilayah, yang menjadi acuan jarak seluruh kawasan Kabupaten Tangerang.

Sebelumnya, tugu ini dibangun oleh Badan Informasi Geospasial (BIG), namun kondisi tugu dinilai sudah tidak layak sehingga perlu perapihan.

Setelah mendapatkan izin dari BIG, Pemkab Tangerang merancang tugu agar memiliki nilai edukasi, bukan sekadar simbol geografis.

Lokasi tugu berada di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang, tepat di antara Gedung Inspektorat dan Gedung Bappeda.

Baca Juga: Benarkah Kerja Sama Antara Bobibos dan Dedi Mulyadi Terancam Bubar Sebelum Sempat Produksi?

Tugu berwarna ungu dengan tulisan “Titik 0 KM Kabupaten Tangerang” berdiri di bagian depan, sementara di belakangnya terdapat bangunan melingkar dengan dua ruangan kosong yang nantinya akan menjadi perpustakaan digital modern.

Pohon besar di tengah bangunan tetap dipertahankan sebagai bagian dari ruang terbuka hijau, menambah kenyamanan dan estetika taman.

Erwin menekankan, kawasan ini akan menjadi ruang belajar interaktif, terutama bagi anak-anak muda dan pelajar. Mereka dapat memanfaatkan fasilitas digital seperti LED, komputer, tablet, e-book, ensiklopedia digital, dan majalah ilmiah.

Dengan konsep ini, pemerintah ingin menghadirkan alternatif belajar selain perpustakaan konvensional. Pembangunan fisik kawasan telah berjalan sekitar tiga bulan, sementara pengisian konten digital direncanakan selesai pada pertengahan 2026.

Baca Juga: Axioo Hype-R 5 Flip OLED Laptop Convertible Ringan dengan Harga di Bawah Rp11 Juta

Selain fungsi edukatif, Taman Tugu Nol Tigaraksa juga difungsikan sebagai ruang publik yang nyaman dan estetik. Desain kawasan mempertahankan ruang terbuka hijau (RTH), sehingga pepohonan besar tetap ada dan terintegrasi dengan taman.

Pengelolaan kawasan akan dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, lengkap dengan program edukatif rutin seperti kunjungan pelajar dan kegiatan literasi digital.

Dengan nilai anggaran Rp2,3 miliar yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi landmark baru di Kabupaten Tangerang, tetapi juga memperkuat fungsi ruang publik, literasi digital, dan edukasi masyarakat. Tugu Titik Nol Tigaraksa kini siap menjadi ikon sekaligus pusat pembelajaran modern yang menarik bagi semua kalangan.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita