Tangerang

Hari Ketiga Api Masih Menyala, Dampak Kebakaran TPA Jatiwaringin: 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA

Oleh: Jinan Vania Barizky
Ilustrasi. Sebanyak 64 jiwa kini telah dievakuasi ke hunian sementara usai kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, sejak Selasa, 30 Juni 2026. (Sumber: Generate by AI | Foto: Generate by AI)

AYOJAKARTA.COM – Dampak kesehatan akibat kebakaran hebat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang mulai dirasakan masyarakat sekitar.

Memasuki hari ketiga kebakaran, tercatat ratusan warga sekitar mulai tumbang akibat terpapar asap pekat.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Para warga tersebut kini menjalani perawatan medis guna memulihkan kondisi pernapasan mereka.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengonfirmasi bahwa ratusan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan tersebut berstatus sebagai pasien rawat jalan.

"Iya betul. Itu pasien rawat jalan, sudah kembali ke rumah," ujar Hendra pada Kamis, 2 Juli 2026.

Mengingat kondisi udara yang masih diselimuti asap, Hendra mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar lokasi kebakaran, untuk selalu menggunakan masker.

Ia juga meminta warga segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan keluhan sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya.

Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa upaya pemadaman di lapangan menghadapi kendala cukup berat.

Cuaca panas ekstrem dan angin kencang di area TPA membuat api dengan cepat merambat dan sulit dijinakkan oleh petugas Damkar.

"Sampai saat ini belum padam karena faktor angin kencang di area TPA Jatiwaringin," tegas Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky