Teknologi

8 Cara Melindugi Data Pribadi agar Tidak Diretas Hacker

Oleh: Winna Anaziah Rabu 14 Sep 2022, 05:24 WIB
Ilustrasi cara melindungi data pribadi dari serangan hacker.

AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini publik digegerkan dengan hacker Bjorka, yang mengklaim meretas laman resmi pemerintah. Instansi pemerintah kerap kali meminta masyarakat untuk memasukan data pribadi.

Hal ini membuat publik khawatir data pribadi yang ada di laman resmi pemerintah itu disalahgunakan.

Data pribadi pada dasarnya merupakan informasi perseorangan yang disimpan, dirawat dan dilindungi kerahasiaannya.

Baca Juga: Putri Candrawathi Bongkar Posisi dan Gayanya Setelah Dilempar Brigadir J: di Atas Tumpukan Baju Kotor

Data pribadi yang biasanya kerap bocor yaitu nama lengkap, alamat rumah, email, tanggal lahir, NIK atau Nomor KTP, nomor telepon, nomor handphone, tanggal lahir, kartu kredit, dan nomor rekening.

Adapun cara untuk mengamankan data pribadi supaya tidak diretas hacker adalah sebagai berikut, yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Gunakan Ragam Password

Mengganti password dengan kerumitan tingkat tinggi. Password jangan ada kaitannya dengan kota lahir, tanggal lahir, nama apapun yang gampang teridentifikasi.

Gunakanlah password yang orang tidak mudah ditebak seperti makanan kesukaan, film favorit. Kombinasikan 8–12 karakter yang terdiri dari huruf besar, huruf kecil, angka dan simbol.

Baca Juga: Kekeh Alami Pelecehan oleh Brigadir J, Putri Candrawathi Pasrah hingga Ungkap Gaya dan Posisi Tubuhnya di BAP

2. Ganti Password Secara Berkala

Mengganti password secara berkala akan engatasi terjadinya peretasan beberapa akun sekaligus. Sekalipun satu akun telah diretas, hacker tidak akan mampu mengakses akun tersebut jika password sudah diganti.

3. Verifikasi Dua Langkah

Sudah banyak aplikasi yang meminta fitur verifikasi dua langkah, hal ini membantu pengguna terhindar dari tindak pencurian data pribadi. Selain itu, menyimpan password otomatis memang mudah, tetapi cara ini justru membuat beberapa komputer atau handphone mudah di retas oleh hacker.

Baca Juga: Kembali Berulah, Bjorka Bongkar Nama-nama Dibalik Kasus Rekayasa Ferdy Sambo yang Selama Ini Ditutupi

4. Hati-hati dengan Tautan Asing

Hindari, dan jangan sampai klik tautan hadiah, penawaran menggiurkan dan pinjaman. Link tersebut biasanya disebarluaskan melalui SMS, email, WhatsApp, dan aplikasi pesan yang lain.

5. Jangan Sebar Kode OTP

Dilarang keras untuk menyebarkan atau memperlihatkan kode OTP yang Anda dapatkan. Meskipun itu orang terdekat atau karyawan dari platform yang bersangkutan.

6. Hanya Unduh Aplikasi Resmi

Selain membuat smartphone lemot, aplikasi tidak resmi juga bisa membahayakan keamanan jaringan dan data pengguna, dan kerap kali menjadi korban hacker.

Baca Juga: Bjorka Ungkap Dalang Pembunuhan Munir Setelah Memasuki Kedaluwarsa dalam Hukum, Pengalihan Isu?

7. Hindari Penggunaan WiFi Publik

Hati-hati menggunakan WiFi gratis yang ada di tempat publik. Karena kita tidak tahu keamanannya, jika dirasa terpaksa menggunakan wifi gratis, hindari transaksi apapun, mau itu E-commerce ataupun perbankan.

8. Jangan Sebar Data Pribadi

Pikir berulang kali sebelum mengupload data pribadi ke situ-situs tertentu maupun media sosial. Hal itu bisa menjadi jalan bagi penjahat dunia maya. Mulai dari meretas akun media sosial, rekening bank, hingga meminta uang dari teman dan kenalan korban.***

Reporter Winna Anaziah
Editor Tedi Rukmana