Teknologi

Hati-Hati! Mengakses Situs Dewasa Akan Ketahuan Lho, Buntut 26 Juta Data Pelanggan IndiHome Diduga Bocor!

Oleh: Redaksi Minggu 21 Agu 2022, 17:09 WIB
Kebocoran data pribadi pelanggan Indihome diungkap akun Twitter ini

 

AYOJAKARTA.COM—Kasus dugaan kebocoran data pelanggan kembali terjadi di tanah air.

Kali ini menimpa IndiHome, produk layanan perusahaan pelat merah milik Telkom.

IndiHome  dituding melakukan pencurian data pribadi para pengguna atau pelanggannya.

Tak tanggung-tanggung, pencurian data pribadi ini disebut mencapai 26 juta data browsing history.

Baca Juga: Teka Teki Bunker Berisi Rp 900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo, Begini Jawaban Polri!

Data browsing history alias histori pencarian ini berikut keyword, user info mencakup email, jenis kelamin, nama , bahkan NIK pelanggan yang bersangkutan.

Adalah akun Twitter bernama Teguh Aprianto yang mencuit tentang dugaan kebocoran data pelanggan dan bahkan dibagikan gratis tersebut.

Pemilik akun @secgron ini, pada Minggu (21/8/2022) mencuit sebagai berikut.

“Sekarang 26 juta browing history yang dicuri itu bocor dan dibagikan gratis. Ternyata berikut dengan nama dan NIK,”cuitnya dalam @secgron.

Menurut Teguh, pada 2 tahun lalu, ia sudah mencuitkan tentang dugaan kejahatan pencurian data pelanggan oleh Indihome tersebut.

Baca Juga: Lirik Lagu Rumah Kita, Remake Kolaborasi Melly Goeslaw, Lesty Kejora, Nagita Slavina dan Celine Evangelista

“Selama ini @Indihome diam-diam mengambil data browsing history milik kamu,”cuitnya saat itu tersemat 17 September 2020.

Artinya diungkap Teguh yang mengaku sebagai seorang Konsultan Keamanan Siber sesuai keterangan di bio akunnya, sudah dua tahun dia mendeteksi adanya kejahatan pencurian data oleh IndiHome tersebut.

“Tahun 2020 kemarin kita berhasil menekan @IndiHome untuk mematikan tracker milik mereka yang selama ini digunakan untuk mencuri browing history milik pelanggan,”cuit Teguh Aprianto.

Sebab imbuh Teguh, bila ada pihak lain mengetahui browsing history alias riwayat pencarian atau riwayat penelusuran seseorang saat berselancar di dunia maya, ia dapat melakukan tindakan yang berdampak merugikan orang lain.

Baca Juga: Data Pelanggan Indihome Diduga Bocor, Kominfo Bakal Panggil Telkom

Secara rinci diulas Teguh, ketika ada seorang pelanggan IndiHome ternyata sedang mengakses situs dewasa, dan kemudian browsing historynya dicuri berikut nama, jenis kelamin, keyword, email hingga NIK pelanggan, maka dapat digunakan untuk mempermalukannya.

Dalam unggahan Twitternya, Teguh mencantumkan sebuah tampilan history Browsing sejumlah pelanggan yang diduga dicuri.

Tampak, dalam salah satu baris, terlihat data browsing diduga pelanggan yang membuka situs dewasa.

Data tersebut langsung mudah diidentifikasi secara  detail, meliputi domain situs dewasa yang diakses tersebut, browser, Url access, alamat  ip, user info terdiri dari alamat email, nama dan jenis kelamin.

"Contoh di baris pertama, mas-mas ini kebetulan lagi buka bokep lalu browsing history-nya dicuri dan diidentifikasi nama, jenis kelamin dan juga NIK miliknya dari data pelanggan," ungkapnya menjabarkan dikutip dari Ayosurabaya.com, Minggu (21/8/2022) dalam artikel IndiHome Dituding Lakukan Pencurian Data, 26 Juta Browsing History Bocor Termasuk 'Bokep'

Kejahatan akibat pencurian data bocor itu, jelas akan sangat merugikan pelanggan. Apalagi bila dipergunakan untuk menyerang atau meneror orang lain.

"Bayangin kalau ini digunakan untuk mempermalukan seseorang," katanya.

Namun hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Indihome terkait kabar ini.

Akun resmi mereka Twitter @Indihome, @IndiHomeCare, maupun akun Telkom @TelkomIndonesia belum memberikan respon.***

 

 

 

 

 

Reporter Redaksi
Editor Kiki Dian Sunarwati