AYOJAKARTA.COM - Lenovo kembali membuat gebrakan lewat Lenovo Legion 7i Gen 10 (2025).
Laptop gaming ini tampil beda. Bukan hitam tebal dengan aksen agresif, melainkan putih bersih, tipis, dan terlihat profesional.
Namun jangan tertipu tampilannya. Performa di dalamnya benar-benar kelas monster.
Tech reviewer Deddy Irvan dari Youtube Jagat Review menyebut laptop ini sebagai game changer.
“Biasanya laptop gaming itu tebal dan berat. Tapi yang satu ini tipis, ringan, dan performanya tetap enggak kaleng-kaleng,” ujar Deddy.
Legion 7i Gen 10 dibekali Intel Core Ultra 9 275HX 24-core yang dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU berbasis arsitektur Blackwell.
GPU ini sudah mendukung Ray Tracing generasi terbaru, DLSS 4 Multi Frame Generation, dan AI hingga 798 TOPS.
Hasilnya, game AAA berat bisa berjalan ratusan FPS, bahkan dengan setting rata kanan.
Untuk kerja profesional, performanya juga sangat meyakinkan. Edit video 4K60, desain 3D, animasi, hingga aplikasi AI berjalan lancar.
“Edit video 4K60 atau animasi 3D, enggak ada masalah,” kata Deddy. Proses rendering Blender yang biasanya belasan menit bisa dipangkas drastis saat memakai GPU.
Soal memori, laptop ini langsung dibekali RAM 32 GB DDR5 dual channel dan SSD 1 TB NVMe Gen 4.
Menariknya, tersedia dua slot SSD, jadi kapasitas masih bisa ditambah tanpa kompromi.
Layarnya menjadi salah satu daya tarik utama. Panel OLED 16 inci resolusi 2.5K, refresh rate 165 Hz, dengan 100% DCI-P3 dan dukungan NVIDIA G-Sync.
Warna tajam, kontras dalam, dan sudah dikalibrasi pabrik. Cocok untuk gaming, editing, hingga konsumsi konten HDR.
Yang paling mengejutkan, bodinya hanya setebal 1,79 mm dengan bobot di bawah 2 kg.
“Ini tipis banget untuk spek setinggi ini,” tegas Deddy. Sistem pendingin Legion ColdFront Hyper tetap mampu menjaga suhu aman, bahkan saat gaming berat berjam-jam.
Di Indonesia, Lenovo Legion 7i Gen 10 2025 dibanderol sekitar Rp39 jutaan, lengkap dengan garansi 3 tahun Ultimate Support dan Accidental Damage Protection.
Dengan kombinasi desain elegan, performa ekstrem, dan bobot ringan, laptop ini bukan cuma untuk gamer, tapi juga content creator dan profesional yang butuh performa tinggi tanpa terlihat ‘gaming banget’.