AYOJAKARTA.COM - Pasar wearable murah kembali memanas dengan kehadiran Huawei Band 11 di Indonesia.
Generasi terbaru smartband andalan Huawei ini langsung mencuri perhatian karena membawa peningkatan signifikan, baik dari sisi desain, layar, hingga fitur kesehatan.
Bahkan, menurut tech reviewer, Deddy Irvan, Huawei Band 11 kini terasa semakin mendekati smartwatch.
“Ini smartband yang rasanya makin mirip smartwatch. Layarnya lebih lega, sudah AMOLED, dan UI-nya sekarang mirip smartwatch Huawei,” ujar Deddy Irvan dalam ulasannya di kanal Youtube Jagat Review.
Secara desain, Huawei Band 11 masih mempertahankan bentuk persegi panjang khas seri Band, lengkap dengan tombol fisik di sisi kanan.
Namun dimensinya kini sedikit berubah: lebih pendek, tapi lebih lebar. Dampaknya cukup signifikan karena ukuran layar membesar dari 1,47 inci menjadi 1,62 inci.
Bezel pun jauh lebih tipis, membuat tampilannya terlihat modern dan premium meski bodinya tetap ringkas.
Layar AMOLED 1,62 inci ini memiliki resolusi 482 x 286 piksel, kerapatan 347 ppi, serta tingkat kecerahan hingga 1.500 nits.
Berkat panel AMOLED, Huawei Band 11 juga sudah mendukung fitur always on display.
“Dipakai di luar ruangan juga tetap jelas, animasinya halus, dan tampilannya enak dilihat,” kata Deddy.
Untuk material, Huawei menyediakan dua opsi bodi, yakni plastik dan aluminium alloy.
Varian aluminium hadir dalam warna green, beige, dan white, sedangkan versi plastik tersedia dalam warna black dan purple.
Bobotnya sangat ringan, hanya sekitar 29–30 gram dengan strap, membuatnya nyaman dipakai seharian, bahkan saat tidur.
Dari sisi fitur kesehatan, Huawei Band 11 terbilang sangat lengkap di kelas harganya.
Mulai dari pemantauan detak jantung, SpO2, sleep tracking berbasis HRV, hingga fitur pulse wave arrhythmia analysis untuk mendeteksi detak jantung tidak normal. Ada pula Emotional Wellbeing 2.0 yang kini mampu mendeteksi hingga 12 jenis emosi.
“Fitur kesehatannya lengkap, dan sekarang data yang ditampilkan di layar lebih informatif, mirip smartwatch Huawei,” jelas Deddy Irvan.
Untuk olahraga, Huawei mengklaim ada sekitar 100 mode olahraga, termasuk renang.
Dengan sertifikasi tahan air 5 ATM, Band 11 mampu mendeteksi berbagai gaya renang dengan akurat, bahkan gaya kupu-kupu yang biasanya sulit terbaca di wearable murah.
Baterainya berkapasitas 300 mAh dengan klaim daya tahan hingga 14 hari. Dalam penggunaan nyata, Huawei Band 11 mampu bertahan sekitar 7–12 hari tergantung pemakaian AOD. Pengisian dayanya pun cepat, hanya sekitar satu jam.
Dengan harga mulai Rp519.000, Huawei Band 11 menjadi opsi ideal bagi pengguna yang menginginkan smartband dengan fitur mendekati smartwatch tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
“Kalau cari smartband yang fiturnya sudah mendekati smartwatch, Huawei Band 11 ini wajib dipertimbangkan,” tutup Deddy Irvan.***