AYOJAKARTA.COM - Haval Jolion merupakan mobil compact SUV yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia dan telah dirakit secara lokal.
Desainnya mengusung gaya modern dengan tampilan depan maskulin, dilengkapi lampu LED dan grille mencolok yang memberikan kesan gagah, mirip taring singa.
Meskipun mobil ini sudah dilengkapi dengan fitur-fitur canggih, radar ADAS untuk sistem keselamatan aktif belum tersedia.
Dengan ukuran sekitar 4472 mm, Haval Jolion sebanding dengan SUV compact lain seperti Toyota Corolla Cross dan Mazda CX-30, lebih besar dari HR-V namun lebih kecil dari CX-5.
Ban Kumho Solus berukuran 225/55 R18 memberikan cengkeraman kuat dan stabilitas saat berkendara.
Dikutip dari YouTube CVT Indonesia, Senin (7/10/2024) kapasitas bagasi mobil ini adalah 337 liter, dapat diperluas hingga 1330 liter dengan melipat kursi belakang.
Fitur hybrid dengan baterai 1,6 kWh menjadikan Haval Jolion cukup efisien, lebih besar dibandingkan rival-rivalnya seperti Toyota Yaris Cross.
Eksteriornya tampak premium dengan bodi yang tidak banyak dihiasi plastik hitam, membuatnya terlihat lebih kokoh dan menarik.
Interior Haval Jolion menawarkan kenyamanan dan modernitas dengan tata letak intuitif dan desain setir yang menyerupai Haval H6.
Sistem infotainment yang canggih mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, serta kualitas suara yang baik meskipun tidak menggunakan sistem speaker premium.
Pengaturan kursi elektrik tersedia untuk kursi pengemudi, sedangkan kursi penumpang depan masih manual.
Fitur menonjol lainnya adalah panoramic sunroof yang menambah kesan luas pada kabin.
Kontrol sistem pendingin berada di layar utama yang mudah diakses, memberikan kesan modern.
Haval Jolion menggunakan hybrid transmission, menghasilkan tenaga 188 horsepower dan torsi 300 Nm, menawarkan akselerasi kuat dan efisiensi.
Beberapa mode berkendara seperti Sport, Economy, dan Snow dapat diubah dengan mudah melalui layar sentuh.
Suspensinya dirancang nyaman dan cocok untuk berbagai medan.
Saat berkendara, Haval Jolion terasa sangat nyaman, terutama dalam mode EV pada kecepatan rendah hingga sedang.
Transisi dari motor listrik ke mesin bensin sangat mulus, berbeda dengan beberapa mobil hybrid lain yang sering mengalami getaran saat perpindahan.
Mesin 1.5L turbocharged dipadukan dengan motor listrik memberikan responsivitas yang baik, menjadikan mobil ini tetap bertenaga dalam kondisi jalan yang menantang.
Pengendalian mobil sangat baik, dengan setir ringan dan respons cepat saat berbelok.
Suspensinya mampu meredam guncangan dengan baik, bahkan di jalan yang tidak rata, serta cukup hemat bahan bakar berkat teknologi hybrid, terutama saat digunakan di dalam kota dengan mode EV aktif.
Baca Juga: Review Realme C61: HP Keluaran Baru Harga Rp 1 Jutaan yang Diklaim Tahan Banting!
Ruang kabin yang lapang menambah kenyamanan, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
Di bagian belakang, kenyamanan penumpang terjaga berkat ruang kaki yang luas dan posisi duduk ergonomis.
Meskipun suspensi belakang tidak independen, kenyamanannya masih terjaga, terutama saat melewati jalan tidak rata. Panoramic sunroof memberikan nuansa kabin yang lebih terbuka, dan ventilasi udara di baris kedua memastikan penumpang tidak merasa pengap.
Kehadiran tiga sandaran kepala di baris kedua juga menambah kenyamanan.
Haval Jolion menawarkan handling yang baik meskipun dimensinya agak besar untuk kategori compact SUV, sehingga tetap mudah dikendalikan di jalan sempit.
Pengalaman berkendara terasa stabil dan nyaman untuk pengemudi maupun penumpang.
Namun, ada beberapa kekurangan, seperti speedometer yang agak sulit dibaca saat terkena sinar matahari langsung.
Secara keseluruhan, Haval Jolion menawarkan keseimbangan yang baik antara kenyamanan, performa, dan efisiensi, menjadikannya pilihan menarik di segmen compact SUV.***