AYOJAKARTA.COM - Jauh sebelum teknologi telepon pintar beredar, masyarakat dunia memiliki cara tersendiri dalam menjalin sebuah komunikasi.
Menjadi salah satu perintis awal perkembangan perangkat teknologi komunikasi, Marty Cooper tidak menduga hasil kerja kerasnya dengan tim akan berdampak pada peradaban.
Lahir pada 26 Desember 1928 di Chicago, Illinois, Martin Marty Cooper yang merupakan perintis teknologi perangkat komunikasi dikenal sebagai Ketua Tim Insinyur Motorola.
Dikutip dari kanal YouTube Cari Fakta, Minggu (6/10/2024), sebelum menjadi salah satu pengembang piranti teknologi, Marty adalah seorang anggota Reserve Officer Training Corps di Angkatan Laut Amerika.
Baca Juga: Hore! PKH September-Oktober 2024 Sudah Cair di Bank Ini, KPM Segera Cek Saldo Secara Berkala
Selama masa Perang Korea, Marty bertugas di Kesatuan Kapal Perusak sebelum dipindah ke unit Kapal Selam yang bermarkas di Hawaii.
Usai perang berakhir, Marty memilih untuk meninggalkan dunia militer dan bekerja di perusahaan Teletibe yang saat itu merupakan anak perusahaan Western Electric.
Pada 1954, Marty mulai bergabung dengan Motorola sambil melanjutkan program Magister di bidang Rekayasa Elektronika hingga lulus di tahun 1957.
Atas kepercayaan John F Michele yang baru diangkat sebagai kepala Insinyur komunikasi portabel Motorola pada 1960, Marty mendapat tanggung jawab besar.
Sepuluh tahun berselang, Michele dan Marty mulai menggagas suatu perangkat teknologi komunikasi portable yang tidak hanya terbatas pada mobil atau Car Phone.
Dari hasil penelitian yang dilakukan bersama Marty dan tim insinyur, Michele mendaftarkan hak paten hasil temuannya berupa Radio Telephone System.
Setelah melalui proses pemeriksaan, pengajuan hak paten yang dilakukan pada 17 Oktober 1973 tersebut disetujui pemerintah Amerika.
Keputusan untuk memberikan hak paten tersebut diputuskan setelah pada tanggal 3 April 1973 terjadi peristiwa bersejarah.
Berlangsung di tengah keramaian warga dan wartawan, panggilan telepon melalui perangkat telepon genggam nirkabel pertama kali di dunia berhasil dilakukan.
Ditujukan kepada Dokter Joe LS yang merupakan Kepala Riset di Bellaps, Marty memberikan sederet kalimat sebagai pembuka era baru dunia telekomunikasi.
“Joe, saya menelepon Anda dari telepon seluler, telepon genggam portable,” ucap Marty pada 3 April 1973.
Berpijak dari peristiwa bersejarah dan fundamental tersebut, perkembangan teknologi alat komunikasi terus mengalami perkembangan signifikan.
Dari hasil penelitian dan pengembangan yang diprakarsai Marty, membuat perangkat telepon genggam menjadi semakin canggih dan memukau.
Meski dijuluki sebagai Bapak Telepon Genggam Dunia, Marty justru memilih bersikap rendah hati dan menyebut perangkat temuannya merupakan hasil kerjasama tim. ***