Teknologi

Catat! Ini Kelebihan dan Kekurangan Layar AMOLED, Ketahui Sebelum Beli Smartphone

Oleh: Belinda Safitri KP Jumat 04 Okt 2024, 14:28 WIB
Teknologi ini menawarkan kualitas visual luar biasa, namun layar AMOLED pun memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui.

AYOJAKARTA.COM -- Di era digital saat ini, layar smartphone menjadi salah satu aspek terpenting yang perlu diperhatikan oleh pengguna.

Tak hanya sekadar alat untuk menampilkan gambar, layar juga berperan besar dalam pengalaman visual yang dihadirkan oleh perangkat.

Salah satu teknologi layar yang paling populer di kalangan perangkat premium adalah AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode).

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold6: Ponsel Sultan dengan Performa Menonjol, Layar Lebar dan Super Multitasking!

Teknologi ini menawarkan kualitas visual luar biasa, namun layar AMOLED pun memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk memilihnya.

Dilansir dari akun TikTok @areaponsel, simak kelebihan dan kekurangan layar AMOLED berikut ini.

Kelebihan Layar AMOLED
- Rasio Kontras yang Tinggi
AMOLED dikenal dengan kemampuan menghasilkan warna hitam yang sangat pekat.

Baca Juga: MENANG BANYAK Tablet Terbaru dari XIAOMI ini Punya RAM 8 GB Layar Lebar Asyik Buat Menggambar

Hal itu terjadi karena setiap piksel di layar AMOLED menyala secara mandiri dan dapat dimatikan sepenuhnya untuk menghasilkan warna hitam.

Berbeda dengan layar LCD yang membutuhkan backlight, teknologi ini membuat AMOLED mampu menampilkan kontras yang sangat tinggi, sehingga gambar terlihat lebih hidup dan detail.

- Efisiensi Daya
Salah satu keunggulan utama AMOLED adalah efisiensi energi. Ketika layar menampilkan warna hitam atau gelap, piksel yang tidak menyala sama sekali tidak mengonsumsi daya.

Baca Juga: Apple Rilis Fitur Eye Tracking iOS 18, Bisa Scroll Layar Tanpa Menyentuh Layar?

Artinya, jika kamu sering menggunakan wallpaper atau tema dengan warna gelap, daya baterai bisa lebih hemat dibandingkan layar lain yang selalu membutuhkan cahaya latar.

- Refresh Rate dan Response Time yang Cepat
AMOLED juga unggul dalam hal kecepatan pembaruan layar dan responsivitas. Pasalnya, setiap piksel dapat diaktifkan dan dimatikan secara independen yang membuat waktu respons layar AMOLED jauh lebih cepat.

Hal itu sangat penting untuk pengalaman bermain game atau menonton video dengan frame rate tinggi, di mana kecepatan respon bisa membuat perbedaan signifikan.

Kekurangan Layar AMOLED
- Biaya Produksi yang Mahal
Teknologi canggih AMOLED memang menawarkan kualitas visual terbaik, namun dengan biaya produksi yang lebih tinggi dibandingkan layar IPS LCD.

Itulah alasan utama mengapa perangkat dengan layar AMOLED sering kali dibanderol dengan harga lebih mahal.

Baca Juga: 5 Fitur WhatsApp Terbaru 2024 yang Belum Banyak Diketahui Pengguna, Mulai dari Status HD hingga Geser Layar

Jika kamu mencari smartphone dengan harga lebih terjangkau, layar AMOLED mungkin bukan pilihan terbaik.

- Rentan Terhadap Burn-in
Salah satu kelemahan terbesar AMOLED adalah risiko burn-in, yaitu kondisi ketika gambar yang statis, seperti ikon atau tombol navigasi meninggalkan jejak permanen pada layar jika ditampilkan terlalu lama.

Walaupun teknologi ini terus diperbarui untuk mengurangi risiko tersebut, burn-in masih menjadi masalah potensial, terutama bagi yang sering menggunakan aplikasi dengan elemen statis yang lama ditampilkan.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Kamu Narsis dan Suka Jadi Pusat Perhatian? Cari Tahu dari Caramu Mengunci Layar Hp, Apakah Pola, Pin atau Sidik Jari?

- Warna Terlalu Jenuh
Meskipun warna yang dihasilkan AMOLED sangat cerah dan menarik, terkadang warna-warna ini bisa terlihat terlalu jenuh atau tidak natural.

Piksel LED pada AMOLED menghasilkan cahaya sendiri tanpa memerlukan lapisan filter seperti pada layar LCD, yang kadang menyebabkan tampilan warna tampak lebih berlebihan bagi sebagian orang, terutama saat menampilkan konten dengan warna yang lebih halus atau netral.

Jadi, itulah kelebihan dan kekurangan layar AMOLED. Apakah jenis layar ini sesuai untukmu?***

Reporter Belinda Safitri KP
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil