Teknologi

Pemilik Android Wajib Waspada! Kejahatan Cyber di Aplikasi WhatsApp Mengalami Evolusi, Begini Cara Mencegahnya

Oleh: Karseno AJ Sabtu 10 Mei 2025, 12:29 WIB
Illustrasi. Menjadi aplikasi dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia, keberadaan WhatsApp sering disalahgunakan oleh oknum pelaku kejahatan.

AYOJAKARTA.COM – Menjadi aplikasi dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia, keberadaan WhatsApp sering disalahgunakan oleh oknum pelaku kejahatan.

Selain serangan virus malware, pengguna aplikasi WhatsApp juga perlu bersikap waspada dengan berbagai jenis pelanggaran ranah privasi.

Bagi pengguna berbasis sistem operasi Android, kewaspadaan saat menggunakan aplikasi WhatsApp justru perlu benar-benar diperhatikan.

Di samping karena sistem operasi Android cenderung lebih rentan mendapat serangan, juga karena modus operandi yang digunakan pelaku terus mengalami pemutakhiran.

Sebelumnya, pengguna WhatsApp banyak dibuat kuatir karena peretas menggunakan modus melalui sebuah tautan untuk diakses oleh calon korban.

Baca Juga: Biar Tak Disadap, Begini Cara Lindungi Akun WhatsApp dari Serangan Hacker

Melalui tautan yang dikirim oleh pelaku, korban yang tidak mengetahui dengan jelas peruntukkan kemudian memberikan akses untuk mengakses perangkat miliknya.

Setelah tautan diakses, pelaku yang menyembunyikan niat jahatnya melalui tipe file APK akhirnya dapat memperdaya calon korban.

Terbaru, pengguna aplikasi WhatsApp berbasis sistem Android dikejutkan dengan adanya korban pelaku kejahatan siber.

Terjadi di negara India, korban yang merupakan pengguna WhatsApp mendadak terperangah setelah uang digital miliknya sebesar Rp40 juta hilang tanpa jejak.

Setelah dilakukan pendalaman, korban diketahui sebelumnya sempat menggunakan aplikasi WhatsApp berbasis Android untuk mengunduh gambar melalui aplikasinya.

Baca Juga: Mudah! Ini Tutorial Buat Foto di Meta AI WhatsApp Pakai Wajah Sendiri

Sebagaimana modus operandi dengan mengirimkan tautan, pelaku memulai aksinya dengan mengirimkan suatu gambar untuk diunduh calon korban.

Berbekal sejumlah fitur yang terdapat pada kecerdasan buatan, pelaku kejahatan diam-diam menyembunyikan virus melalui sebuah gambar untuk dibuka oleh calon korban.

Pengguna WhatsApp atau calon korban yang hanya mengetahui jenis kejahatan bermodus tautan, tanpa ragu akan segera mengunduh.

Namun tanpa disadari oleh calon korban, dari mengunduh gambar yang sebelumnya telah dikirim oleh pelaku, maka hal mengerikan baru saja dimulai.

Baca Juga: Fitur Baru WhatsApp 2025: Chat, Saluran, dan Panggilan Jadi Lebih Mudah, Simak Semua Pembaruan Terbarunya!

Virus yang dikirim dan sengaja disembunyikan oleh pelaku dengan menggunakan teknik Least Significant Bit atau LSB, akses ke dalam perangkat berhasil dikuasai.

Dari unduhan gambar di aplikasi WhatsApp dan akses yang dimiliki oleh pelaku ke dalam perangkat milik korban, harta berharga berpotensi hilang.

Untuk mengantisipasi menjadi korban malware yang dikirim melalui sebuah gambar, setiap pengguna WhatsApp dari perangkat Android wajib melakukan langkah pencegahan.

Cara untuk melakukan pencegahan agar tidak menjadi korban pelaku kejahatan dengan teknik LSB adalah dengan menonaktifkan fitur unduh otomatis.

Adapun cara menonaktifkan fitur unduh otomatis pada aplikasi WhatsApp dapat dilakukan melalui menu pengaturan pada masing-masing perangkat milik pengguna.***

Reporter Karseno AJ
Editor Tedi Rukmana