AYOJAKARTA.COM -- Salah satu fitur terbaru yang banyak disediakan oleh sejumlah vendor smartphone adalah penggunaan teknologi IP Rating untuk tahan air.
Tidak hanya terbatas pada kemampuannya yang tahan air, beberapa varian smartphone bahkan sudah dilengkapi fitur IP Rating yang tahan rendaman, debu, serta cuaca ekstrem.
Kemunculan berbagai jenis teknologi canggih pada smartphone dengan fitur IP Rating tertentu, tentu saja membuat perangkat lawas menjadi cemas.
Baca Juga: Beda dari yang Lain! Cek Review Realme C75: Tahan Banting, Tahan Air, Baterai Jumbo 6000 mAh
Terlebih jika perangkat smartphone satu-satunya yang dimiliki oleh pengguna tiba-tiba mengalami insiden seperti tersiram atau terendam ke dalam air.
Perangkat smartphone yang baru saja terendam oleh atau tercebur ke dalam air, dan langsung diangkat umumnya tidak akan langsung mengalami dampak.
Timbulnya kerusakan atau disfungsional serius umumnya terjadi akibat pemilik smartphone mengabaikan langkah-langkah pencegahan setelah terendam.
Setiap jenis perangkat elektronik umumnya akan mengalami korosi atau karat serta penjamuran jika tidak langsung ditangani.
Meski beras memiliki kemampuan unik dalam menyerap kandungan air, tetapi cara tersebut tidak menyentuh pada akar persoalan.
Untuk mencegah dampak lebih merusak jika perangkat secara tidak sengaja terendam air adalah dengan segera membuka SIM tray atau Laci Kartu SIM.
Selain SIM Tray, bagian komplementer pada smartphone yang juga harus dipisahkan adalah Kartu Memori jika memang tersedia.
Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan pemilik smartphone jika mengalami tercebur atau terendam kedalam air adalah dengan melepas baterai.
Karena tidak setiap pengguna smartphone mengenali secara terperinci perangkat yang digunakan, untuk dapat membuka baterai perlu dilakukan persiapan.
Langkah persiapan perlu diperhatikan mengingat kebanyakan smartphone yang beredar di pasaran merupakan jenis baterai tanam atau tertutup lapisan.
Adapun beberapa perkakas rumahan yang perlu disiapkan sebelum melepas baterai adalah dengan menggunakan cairan thinner, obeng mikro serta plat berbahan plastik.
Langkah pertama adalah memisahkan secara perlahan-lahan bagian LCD dengan mesin yang terdapat pada perangkat.
Agar proses membuka pelapis di kedua bagian tidak berdampak lecet atau baret, gunakan plat berbahan plastik saat akan membuka.
Setelah penampang kedua bagian penutup smartphone berhasil dibuka, pastikan untuk segera memisahkan bagian baterai dari ruang arus kelistrikan.
Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan setelah memisahkan baterai adalah membuka bagian mesin untuk secepatnya dikeringkan.
Agar tidak menimbulkan bekas penjamuran atau karat, proses pengeringan perlu dilakukan dengan cermat, berhati-hati serta teliti.
Setelah seluruh komponen dipastikan kering, pasang ulang setiap bagian dan segera ke pusat perbaikan jika smartphone tidak menunjukkan gejala membaik.***