Teknologi

Awas! Jangan Lagi Pakai GB WhatsApp, Risiko Keamanan Data Pribadi Anda Lebih Penting

Oleh: Christy Ayu Saputri Selasa 16 Mei 2023, 16:26 WIB
Ilustrasi. GB WhatsApp adalah aplikasi ilegal dan berbahaya bagi keamanan data dan perangkat penggunanya.

AYOJAKARTA.COM -- WhatsApp saat ini memang menjadi aplikasi pesan yang terpopuler di tengah masyarakat, termasuk di Indonesia.

Namun. kemunculan GB WhatsApp menjadi tantangan tersendiri.

GB WhatsApp adalah aplikasi ilegal dan berbahaya bagi keamanan data dan perangkat penggunanya.

Meski punya fitur yang menggoda dan menarik, aplikasi GB WhatsApp punya banyak resiko yang mengintai Anda jika menginstal aplikasi tersebut.

Baca Juga: Tak Perlu WhatsApp GB, Fitur Terbaru WA Ini Bisa Sembunyikan dan Kunci Chat, Tutorial Klik di Sini!

Terdapat bahaya menggunakan GB WhatsApp.

Perlu kamu ketahui, GB WhatsApp adalah aplikasi yang dibuat oleh pihak ketiga bukan dari WhatsApp resmi.

GB WhatsApp atau WA GB ini alih-alih menawarkan fitur yang lebih keren dan menarik sehingga cukup menggiurkan para penggunanya.

Namun, jangan sekali-kali kamu menginstal aplikasi tersebut, hal ini dikarenakan tingkat keamananya yang tidak menjamin.

Baca Juga: Thanks WhatsApp! Ini Cara Menonaktifkan WA Sementara Tanpa Hapus Aplikasi

Ancaman virus di GB WA ini cukup serius, bahkan bisa saja berpotensi merusak smartphone Anda dengan menghadirkan ancaman virus yang lebih berbahaya.

Selain itu, GB WA memiliki tingkat keamanan privasi yang rendah. Tidak seperti WhatsApp yang asli besutan dari Meta yang selalu mengedepankan privasi para penggunanya.

Aplikasi ilegal GB WA ini bisa saja sangat berbahaya, hal ini bisa terjadi karena pesan yang telah ditarik masih dapat dilihat oleh pengguna.

Bahkan pesan yang kamu baru saja dihapus bisa saja dibaca oleh pihak ketiga.

Baca Juga: Canggih! Dederetan Kelebihan WhatsApp GB plus Link Download Gratis Aplikasinya, di SINI!

WhatsApp sendiri dalam keterangannya "mengharamkan" penggunanya untuk mengunduh aplikasi di luar WhatsApp resmi.

Tak tanggung-tangguh, WhatsApp akan melakukan pemblokiran terhadap pengguna yang menggunakan aplikasi modifikasi.

"Aplikasi tidak resmi adalah aplikasi WhatsApp palsu yang dikembangkan oleh pihak ketiga dan melanggar Ketentuan Layanan kami. Kami tidak mendukung aplikasi ini karena kami tidak dapat memvalidasi praktik keamanannya," demikian kata WhatsApp, dikutip Selasa, 16 Mei 2023.

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Tedi Rukmana