Teknologi

Cara Mengetahui HP Disadap Lewat WhatsApp, Begini Tanda-tandanya

Oleh: Admin Minggu 16 Feb 2025, 14:23 WIB
Ilustrasi HP disadap.

AYOJAKARTA.COM — Di era digital seperti sekarang, WhatsApp jadi aplikasi komunikasi utama buat banyak orang. Mulai dari chat pribadi, panggilan suara, sampai berbagi file penting, semuanya dilakukan lewat platform ini.

Tapi pernah nggak sih, kamu merasa ada yang aneh dengan akun WhatsApp-mu? Misalnya, pesan terbaca sendiri, ada perangkat asing yang terhubung, atau baterai HP tiba-tiba boros tanpa alasan jelas? Bisa jadi HP kamu sedang disadap.

Penyadapan WhatsApp bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari teknik sederhana seperti menyalahgunakan fitur WhatsApp Web, hingga metode yang lebih canggih seperti spyware.

Menurut TechRadar, banyak hacker yang memanfaatkan kelemahan keamanan perangkat untuk mencuri data pengguna, termasuk isi chat dan informasi pribadi lainnya. 

Baca Juga: Mau Tampil Beda saat Panggilan Video Call WhatsApp? Begini Cara Menggunakan Efek, Filter, dan Latar Belakang

Salah satu cara paling umum yang digunakan penyadap adalah lewat WhatsApp Web. Kalau kamu merasa ada yang aneh dengan chat atau pesan terbaca sendiri, coba cek perangkat yang terhubung dengan cara buka WhatsApp > Pengaturan > Perangkat Tertaut.

Kalau ada perangkat yang mencurigakan dan bukan milikmu, segera keluarkan aksesnya. MakeUseOf menyarankan untuk selalu logout dari WhatsApp Web setelah selesai digunakan, terutama jika memakai komputer umum.

Kalau tiba-tiba kamu menerima SMS berisi kode verifikasi WhatsApp padahal nggak lagi login atau mengganti perangkat, ini bisa jadi tanda kalau ada orang lain yang mencoba mengambil alih akunmu.

Hacker sering menggunakan metode phishing untuk menipu pengguna agar memberikan kode OTP, yang kemudian digunakan untuk membajak akun WhatsApp.

Baca Juga: Kenapa Tidak Bisa Unggah Status WA di WhatsApp? Ternyata Ini Penyebab Sulit Update dan Solusi yang Bisa Dilakukan

Ingat, jangan pernah membagikan kode OTP ke siapa pun, bahkan jika ada yang mengaku dari pihak WhatsApp.***

Reporter Admin
Editor Tedi Rukmana