Teknologi

Waspada HP Disadap atau Dibajak! Lindungi Privasi dengan 3 Cara Mudah Ini

Oleh: Karseno AJ Selasa 11 Feb 2025, 10:47 WIB
Ilustrasi. Salah satu kejahatan siber yang semakin marak di era digital adalah penyadapan atau pembajakan HP.

AYOJAKARTA.COM — Salah satu kejahatan siber yang semakin marak di era digital adalah penyadapan atau pembajakan HP.

Banyak pengguna tidak menyadari bahwa perangkat mereka telah diretas, yang dapat menyebabkan kerugian finansial maupun emosional.

Mengingat dampaknya yang sangat merusak, penting bagi pengguna HP untuk memahami cara mencegah dan menangani aksi penyadapan atau pembajakan.

Dengan mengetahui langkah-langkah pencegahan, potensi kerugian yang lebih besar bisa diminimalkan.

Baca Juga: Mantap! 4 HP Gaming Terbaik Awal Tahun 2025 Harga Mulai Rp 2 Jutaan, Ada iPhone 16 Pro Max, Ini Spesifikasinya

1. Periksa Aplikasi di HP

Cara pertama untuk memastikan keamanan perangkat adalah dengan memeriksa aplikasi yang terinstal melalui Play Store bagi pengguna Android atau App Store bagi pengguna iPhone. Pastikan semua aplikasi yang ada benar-benar hasil unduhan sendiri atau merupakan bawaan pabrik.

Selain itu, periksa juga daftar aplikasi yang sudah dihapus. Jika menemukan aplikasi mencurigakan yang tidak pernah diunduh sebelumnya, kemungkinan besar HP telah disusupi oleh peretas.

Biasanya, pembajak menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk menyusup, sehingga pemeriksaan rutin sangat dianjurkan.

Baca Juga: Rilis Racing Edition, Realme GT 7 Pro Jadi Alternatif HP Gaming Harga di Bawah Rp7 Juta! Cek Bocoran Speknya di Sini...

2. Cek Akun di Menu Pengaturan

Langkah selanjutnya adalah memeriksa bagian Akun yang terdapat di menu Pengaturan. Pastikan semua akun yang terdaftar di HP adalah akun yang dikenal dan digunakan sendiri.

Jika ada akun atau aplikasi yang tiba-tiba muncul tanpa persetujuan, ini bisa menjadi indikasi bahwa HP telah dibajak.

Baca Juga: Bisa Meledak, Ini Penyebab HP Jadi Overheat atau Suhu Terlalu Panas

3. Pantau Perangkat yang Terhubung ke Akun Google

Untuk meningkatkan keamanan privasi, pengguna dapat mengakses akun Google melalui menu Pengaturan. Pada bagian Keamanan, gulir ke bawah hingga menemukan fitur Perangkat.

Di bagian ini, akan terlihat daftar perangkat baik HP, tablet, maupun PC yang pernah mengakses akun Google. Jika ada perangkat yang mencurigakan atau tidak dikenali, segera logout untuk memutus akses.

Membiarkan perangkat asing tetap terhubung ke akun Google sama saja dengan membiarkan pencuri memiliki akses ke data pribadi yang sensitif.***

Reporter Karseno AJ
Editor Tedi Rukmana