AYOJAKARTA.COM – Penyusupan atau peretasan data atau akun menjadi salah satu kendala yang masih banyak dialami oleh para pengguna aplikasi WhatsApp.
Pengguna aplikasi WhatsApp yang menjadi korban peretasan, selain dirugikan secara privasi juga berpotensi mengalami kehilangan secara materi.
Karena itu, salah satu cara paling mudah agar pengguna tidak menjadi korban peretasan adalah dengan memastikan keamanan aplikasi WhatsApp.
Guna memastikan keamanan akun milik pengguna, berikut adalah 11 cara yang dapat dilakukan untuk menjaga aplikasi WhatsApp dari penyusup, dikutip dari kanal YouTube Dian Enggaring Ati.
Baca Juga: Makin Keren! WhatsApp Siapkan Fitur Baru Tambahkan Foto Stiker di Status
Cegah Hacker di WhatsApp
Cara pertama untuk memastikan keamanan akun pada WhatsApp adalah dengan mengaktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah.
Selain menerapkan fitur penggunaan PIN, cara kedua yang perlu dilakukan adalah mengaktifkan fitur Sidik jari atau pengenalan wajah.
Cara ketiga untuk memastikan keamanan WhatsApp agar tidak diretas adalah dengan rutin melakukan pemutakhiran versi atau update secara berkala.
Adapun cara keempat agar aplikasi WhatsApp tidak mudah diretas adalah dengan membatasi Akses Aplikasi.
Untuk menerapkan fitur pembatasan akses pada aplikasi, pengguna WhatsApp dapat mulai melakukannya melalui menu pengaturan perangkat.
Cara kelima yang diperlukan agar akun WhatsApp terbebas dari aksi penyusupan adalah dengan tidak membuka tautan yang dikirim secara random oleh pengguna lain.
Agar akun WhatsApp tidak mudah diretas, cara selanjutnya yang dapat dilakukan adalah dengan melindungi data cadangan atau di enkripsi.
Cara ketujuh meminimalisir potensi akun WhatsApp diretas adalah dengan mengaktifkan fitur Notifikasi atau pemberitahuan masuk.
Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna WhatsApp akan langsung mendapat informasi jika akunnya sedang diakses atau digunakan oleh orang lain.
Cara kedelapan agar akun WhatsApp tidak diretas adalah dengan me-logout atau keluar dari perangkat lain seperti smartphone, tablet atau PC yang tertaut.
Untuk menjaga akun WhatsApp tidak diambil alih oleh pihak lain tanpa sepengetahuan, cara berikutnya adalah dengan mewaspadai pesan phising.
Umumnya, phising dilakukan dengan cara meminta informasi yang bersifat pribadi kepada pemilik akun WhatsApp untuk disalahgunakan.
Cara kesepuluh untuk menjaga akun WhatsApp adalah dengan mengunduh aplikasi dari sumber resmi seperti Playstore atau Appstore.
Adapun cara terakhir agar tidak menjadi sasaran peretas adalah dengan tidak mudah melakukan over share yang bersifat pribadi saat menggunakan medsos, khususnya WA.
Dengan menerapkan cara-cara tersebut, dapat dipastikan penyusup akan memerlukan cukup usaha untuk melakukan penyusupan yang berdampak sangat merugikan.***