AYOJAKARTA.COM – Dalam ranah dunia maya privasi merupakan kebutuhan dasar yang harus disediakan oleh penyedia layanan aplikasi, tidak terkecuali WhatsApp.
Menjadi salah satu aplikasi media sosial dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia, WhatsApp dikenal karena memperkenalkan fitur end to end sebagai proteksi privasi.
Dengan adanya fitur end to end, WhatsApp menjamin privasi setiap pengguna menjadi tidak mudah tersebar atau terpublikasi.
Selain end to end yang merupakan bentuk komitmen dari penyedia, setiap pengguna juga disediakan opsi untuk memperkuat proteksi sehingga tidak mudah diretas atau dibajak.
Meski telah menyediakan layanan dan opsi pilihan keamanan, tidak jarang pengguna WhatsApp mengeluh setelah mengetahui privasinya diterobos tanpa diketahui.
Saat diretas atau terjadi pelanggaran privasi, perangkat milik pengguna aplikasi WhatsApp umumnya akan mengalami sejumlah tanda atau gejala.
Dikutip dari kanal YouTube Achmad Buhori, tanda pertama keamanan dan privasi aplikasi WhatsApp telah diretas atau disadap oleh pihak ketiga atau hacker adalah pesan sudah terbuka meski belum sempat dibaca.
Pesan teks yang belum dibaca umumnya akan menampilkan pemberitahuan dengan warna latar hijau, tetapi mendadak berubah atau dianggap sudah terbaca.
Adanya perubahan pemberitahuan tanpa diawali dengan membaca pesan, menunjukkan terjadinya pelanggaran privasi.
Tanda selanjutnya aplikasi WhatsApp sedang disadap adalah ada pesan keluar, meski pengguna tidak mengetik dan mengirimnya ke salah satu atau lebih kontak.
Baca Juga: Tidak Bisa Terhubung ke WhatsApp Web? Ternyata Ini Penyebab dan Solusinya
Karena ingatan manusia memiliki keterbatasan, pastikan untuk selalu menyadari setiap situasi serta keadaan emosi saat menggunakan WhatsApp.
Adapun tanda selanjutnya yang dapat menjadi tanda aplikasi WhatsApp sedang disadap adalah terhubung ke WhatsApp Web atau perangkat lain.
Adanya tautan dari perangkat ke dalam aplikasi WhatsApp yang tidak seizin atau sepengetahuan pengguna, sepatutnya perlu dicurigai.
Sebab tautan pada perangkat, bisa jadi merupakan salah satu tanda telah terjadi penyadapan.
Untuk memastikan ada atau tidaknya perangkat yang tertaut, pengguna dapat melakukan pemeriksaan melalui menu Setelan di Perangkat Tertaut.
Jika di dalam daftar menu tautan terdapat perangkat yang tidak dikenal, pastikan untuk secepatnya memutus sambungan atau Keluar dan mulai lakukan perlindungan tambahan.
Selain keluar atau memutus daftar tautan dari perangkat yang tidak dikenali, cara lain mengamankan akun WhatsApp dari penyadapan adalah mengaktifkan fitur keamanan.
Fitur keamanan pada aplikasi WhatsApp dapat ditemukan melalui menu Setelan yang tersedia di dalam aplikasi.
Melalui fitur Keamanan, setiap pengguna dapat mengoptimalkan keamanan sehingga akun WhatsApp tidak mudah disadap oleh peretas.***