The Jakmania

Lawan Persela, Persija Tampil Tanpa 5 Pilar Utama

Oleh: Fichri Hakiim Jumat 24 Sep 2021, 17:20 WIB
Logo Persija

TEBET, AYOJAKARTA -- Persija Jakarta akan menghadapi Persela Lamongan pada laga lanjutan BRI Liga 1 2021 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jumat 24 September 2021 pukul 20.45 WIB. Saat menghadapi Persela, Macan Kemayoran tidak akan diperkuat sejumlah pilar utamanya.

Asisten pelatih Persija Jakarta Sudirman mengatakan, Macan Kemayoran tidak akan diperkuat 5 pemainnya lantaran masih mengalami cedera.

Para pemain Persija yang akan absen melawan Persela yakni Braif Fatari yang mengalami cedera otot paha, Novri Setiawan cedera betis kiri dan Ismed Sofyan tengah mengalami meniscus.

Tak hanya itu, Persija juga kehilangan pemain lincah andalannya yakni Riko Simanjuntak, serta sang kapten Andritany Ardhiyasa. Riko mengalami cedera hamstring dan kapten Andritany tengah proses pemulihan dari sakit demam berdarah dengue.

"Riko dan Andri kemungkinan besar tidak bisa main karena cederanya masih membutuhkan waktu cukup lama untuk pemulihan. Mungkin butuh satu minggu untuk Riko dan Andri butuh 1-2 minggu lagi dia baru bisa fit," ujarnya dikutip dari laman resmi Persija, Jumat 24 September 2021.

Selain itu, bek tengah asal Brasil, Yann Motta juga akan absen di pertandingan melawan Persela. Yann harus menjalani hukuman akumulasi kartu setelah di tiga pertandingan awal mendapatkan kartu kuning.

"Absennya Riko tentu berpengaruh. Tapi kami sudah mempersiapkan siapa yang bisa main di posisinya. Dengan tidak adanya Riko tentu pola permainan kami akan lebih banyak variasi, akan berubah," katanya.

Meski begitu, Sudirman mengatakan bahwa Macan Kemayoran masih memiliki beberapa pemain lainnya untuk mengisi posisi yang kosong.

Untuk menggantikan Andritany, di posisi penjaga gawang ada Adixi Lenzivio yang telah mencatatkan cleansheet di laga melawan Persipura.

Posisi Yann Motta bisa diisi oleh bek senior Maman Abdurahman atau pemain muda Muhamad Ferrari. Kemudian, posisi yang ditinggalkan Riko bisa diisi oleh Alfriyanto Nico Saputro atau Raka Cahyana Rizky.

Reporter Fichri Hakiim
Editor Firda Puri