TEBET, AYOJAKARTA.COM - Gelandang Persija Jakarta, Sandi Sute mengambil sisi positif dari penundaan Liga 1 2020 karena pandemi corona. Meski sempat kecewa, namun waktu penundaan tersebut ia manfaatkan untuk bisa fokus memulihkan cedera yang didapatnya.
Sandi mengungkapkan, rasa kecewa atas penundaan Liga 1 2020 muncul saat ia sudah merasa melakukan persiapan matang. Ia bahkan rutin swab test dan mematuhi protokol kesehatan.
AYO BACA : Padatnya Kejuaraan di 2021 Akibat Pandemi, PBSI Ungkap Prioritas di 5 Kejuaraan Ini!
Seperti diketahui, Polri tidak mengeluarkan izin berputarnya kompetisi musim 2020. Salah satu pertimbangannya karena pandemi virus corona belum terlihat adanya penurunan di Indonesia.
Untuk menghormati putusan kepolisian itu, akhirnya PSSI memutuskan menunda gelaran Liga 1 dan 2 musim ini. Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, masih mengharapkan kompetisi bisa berlangsung di bulan November.
"Pastinya kita sebagai pemain sangat kecewa, di mana tim sudah persiapan hampir satu bulan lebih, sudah mematuhi protokol kesehatan, di swab hampir 2 minggu sekali," kata Sandi Sute saat dihubungi Suara.com - jaringan Ayojakarta, Kamis (1/10/2020).
Namun demikian, Sandi mengaku akan fokus menyembuhkan cidera yang dialaminya. Sang pemain mengalami cedera fraktur tulang rusuk. Ia diprediksi harus menepi selama enam pekan. Meski begitu, eks Bali United ini berharap Liga 1 sudah bergulir ketika dirinya pulih.
"Ini juga buat saya recovery pemulihan, semoga nanti setelan satu bulan berikutnya semuanya sudah kembali kondusif dan Covid-19 sudah berakhir," jelasnya.
"Saya sebagai pemain juga tetap menerima keputusan apapun dari Polri, PSSI, dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) karena ini semua demi kesehatan kita bersama," pungkasnya.