JAKARTA UTARA, AYOJAKARTA.COM -- PT. Jakarta Propertindo memastikan progres pembangunan stadion Jakarta International Stadium (JIS) hingga kuartal kedua Januari 2020 sudah mencapai 16 persen.
"Ya. per Januari ini di kuartal kedua progress kita sudah mencapai 16 persen. Kita sedang mengerjakan tiga kolom utama setinggi 60 meter, kurang lebih sudah naik 20 meter, sisanya kita kejar untuk naik segera," ujar Asisten Manajer Konstruksi JIS, M Rizky Fauzi kepada Ayojakarta, Kamis (16/1/2020) petang.
Selain itu, Rizki juga mengatakan bahwa saat ini tengah mengerjakan infrastuktur lainnya, seperti ramp penghubung dan balok-balok kolom non freestanding.
"Kita mengejar pengerjaan balok-balok di kolom non freestanding, dan selain itu kita telah memasuki pengerjaan ramp penghubung," tambahnya.
Rizky menklaim Stadion BMW atau JIS yang saat ini dikerjakan Jakpro bersama tiga perusahaan kerja sama operasi (KSO), yaitu Wijaya Karya Bangunan Gedung, PP dan Jaya Konstruksi merupakan stadion tercanggih pertama di Indonesia.
Stadion ini didesain dengan beberapa keunggulan arsitektur dan teknologi, di antaranya atap stadion yang bisa dibuka tutup, akses yang terkoneksi fasilitas LRT dan komersial, hingga skyview deck di atas atap stadion yang memungkinkan pengunjung bisa memutari stadion dari atas.
Selain itu juga dilengkapi akses masuk tiket digital. Sehingga pengunjung tidak perlu lagi tiket sobek seperti stadion umumnya yang ada di Indonesia. Rizky juga menyebut bahwa rumput yang digunakan termasuk yang terbaik, dengan komposisi lima persen sintetis dan 95 persen alami, bahkan mampu menyerap air hujan hingga 110 milimeter per 10 detik.
Tidak hanya arena untuk bermain sepak bola yang dihadirkan dalam JIS, namun fasilitas penunjang lainnya akan dilengkapi seperti galeri sepak bola, ruang rekreasi, termasuk sarana transportasi massal Light Rail Transit (LRT).
Stadion standar internasional yang dibangun sejak Maret 2019 di atas lahan seluas 22 hektare itu ditargetkan rampung pada Oktober 2021 mendatang.
Investasi stadion yang juga ramah lingkungan ini mencapai sekitar Rp 5 triliun dengan skema pembiayaan bertahap melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sejak 2019. Stadion JIS akan menjadi kandang Persija Jakarta.