AYOJAKARTA.COM -- Video viral seorang karyawan perusahaan yang ingin berhenti atau resign.
Dalam video tersebut, atasan perusahaan memperumit proses pengunduran diri karyawan.
Bahkan, gaji tidak turun karena seragam yang dikembalikan dalam kondisi rusak alias berlubang.
Baca Juga: Irjen Teddy Minahasa Agama-Istri, Ini Profil-Biodata Kapolda Jatim yang Baru
Video ini dibagikan oleh akun Instagram @buruan_kerja pada Rabu, 12 Oktober 2022.
Awalnya, seorang karyawan menghubungi bosnya melalui WhatsApp dan mengungkapkan bahwa dia mengundurkan diri dari perusahaan.
Karyawan itu beralasan karena dia harus segera pindah ke Cikarang.
Bos membalas pesan itu. Perusahaan mengira karyawan yang bernama Winda itu mengundurkan diri terlalu tiba-tiba.
"Resign mendadak ada penalti sebesar Rp1.500.000 dan penggantian kehilangan voucher tetap diberlakukan dua kali lipat," kata dia.
Sang karyawan membantah, dia mengatakan sudah mengajukan resign dari bulan sebelumnya.
"Saya kan tidak mendadak bu, saya kan udah bilang dari awal November kemarin," ujarnya.
Lantas atasan perusahaan tersebut menanyakan formulir resign yang seharusnya diajukan, bukan hanya melalui lisan saja.
Sang karyawan pun kembali membantah dengan mengatakan bahwa dia sudah meminta formulir yang dimaksud namun tak kunjung diberikan.
Percakapan pun berlanjut. Sang karyawan menanyakan kenapa gaji kerjanya belum juga turun.
Atasan perusahaan mengatakan bahwa gaji karyawan tersebut ditahan.
Baca Juga: Punya 6 Anak, Apa Pekerjaan Orang Tua Rizky Billar?
"Gaji masih ditahan sama kantor karena baju yang dikembalikan rusak," kata dia.
Sang karyawan membantahnya, bahwa sejak awal dia menerima seragam dalam kondisi rusak.
"Jadi solusinya gimana biar gaji saya turun, apa saya perbaiki lagi atau gimana?," ujar sang karyawan.
Komunikasi yang berlangsung pagi hari itu pun tak kunjung dibalas oleh atasan perusahaan tersebut hingga siang hari.
"Resign sulit, gaji turun dipersulit," tulis akun yang mengunggah video tersebut.***