AYOJAKARTA.COM - Es Teh Indonesia merupakan perusahaan yang menyajikan minuman segar dengan berbahan dasar teh.
Es Teh Indonesia sedang viral karena perusahaan tersebut telah mensomasi pelanggannya yang memberikan kritikan pedas pada salah satu menunya.
Akun Twitter yang bernama @ghandoyy mengkritik bahwa salah satu minuman yang dia beli memiliki rasa yang terlalu manis, sehingga dapat mengakibatkan diabetes.
Menanggapi hal tersebut, salah satu Tiktok @aditmkm dengan jenakanya mengungkapkan pendapatnya yang sekaligus mengkritik pemerintah.
Diketahui bahwa @ghandoyy adalah seorang wibu, karena dilihat dari foto profilnya.
Baca Juga: Dispatch Bongkar Foto Pacar Park Min Young yang Kabarnya Super Tajir, Ini Sosoknya!
Menurut Adit, seharusnya ia mengungkapkan kekesalannya dengan menggunakan kalimat Wibu.
“Gunakanlah kosakata Wibu! Cih Mendokuse! Yang jual Bakayaro! gitu..” tulis Adit dalam videonya.
Menurutnya permasalahan ini akan terus muncul selama UU ITE masih menjadi pasal karet.
Adit menyarankan, daripada fokus dengan pencemaran nama baik, lebih baik fokus pada pencemaran lingkungan.
“Tapi ntar kalau kita spill perusahaan yang mencemari lingkungan, kita yang kena pasal pencemaran lingkungan”, ungkap Adit.
Baca Juga: Legenda Chelsea John Obi Mikel Umumkan Pensiun, Ini Deretan Prestasinya!
Adit mengajak bahwa kali ini saatnya wibu bersatu untuk menegakan keadilan di Indonesia.
Ia membayangkan bagaimana jika semua wibu bersatu, sudah pasti gedung DPR penuh karena diisi oleh warga wibu.
“Apa nggak panik orang-orang DPR diserang Itadori sama Gojo?”, tulis Adit.
Akun TikTok @aditmkm menyarankan kalau nanti ada event Jejepangan harus diadakan syarat membeli tiketnya adalah tanda tangan petisi untuk menghapus pasal karet UU ITE.
Mungkin jika ide tersebut direalisaikan, bangsa Indonesia khususnya orang tua kita akan dengan bangganya menceritakan keberhasilan kita kepada tetangga.***