Viral

Viral! Tetangga Tidak Mau Antar Jenazah Warga yang Meninggal ke Pemakaman, Ini Alasannya

Oleh: Linda Wati Kamis 22 Sep 2022, 10:52 WIB
Viral! Warga Meninggal Dunia, Tetangga Tidak Mau Antar Jenazah ke Makam, Ini Alasannya

AYOJAKARTA.COM - Kejadian tidak biasa telah terjadi di Desa Kedak, Kediri, Jawa Timur.

Ketika salah seorang warga yang meninggal dunia, namun tetangga tidak mau ikut mengantarkan jenazahnya.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu, 21 September 2022.

Baca Juga: Viral Wanita Diduga Sosok 'Si Cantik' Sebut Ferdy Sambo Baik dan Tak Rela Jika Sang Jenderal Dihukum Mati!

Dilansir AyoJakarta.com melalui kanal YouTube PojokSatu, membagikan pengantaran jenazah, yang mana tetangganya tidak mau mengantar ke makam.

Umumnya jika ada yang meninggal dunia, tetangga atau kerabat almarhumah ikut mengantarkan jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhirnya.

Namun berbeda dengan kejadian pada warga di Desa Kediri ini. 

Baca Juga: Link Video Viral Zee JKT48 Diduga Menghisap Pods Vape Tersebar di Media Sosial, Klik di Sini

Kejadian tersebut pun ramai di sosial media.

Dalam caption video yang diunggah, tertulis bahwa itu merupakan kejadin real atau nyata, yang terjadi pada siang itu.

“Bukan cerita Indosiar, ini nyata tadi siang," tulis pengunggah video dalam caption video tersebut.

Baca Juga: Viral Video Wanita Cantik yang Tak Rela Ferdy Sambo Dihukum Mati, Benarkah Sosok yang Dinikahi Sang Jenderal?

Berdasarkan sumber informasi, berita kematiannya telah diumumkan namun tetangga tidak menghiraukannya.

Dari informasi yang didapat, hal itu dikarenakan semasa hidupnya, beliau tidak pernah mau melayat tetangganya yang meninggal dunia.

Alhasil, perangkat desa setempat pun turun tangan untuk mengantarkan jenazah tersebut. 

Baca Juga: Viral! Pelajar SMK di Jaktim Bawa Buaya Saat Tawuran, Tak Disangka Ternyata Ini Alasan Dibaliknya: Mindblowing

Dalam, video itu terlihat ada lima perangkat desa yang ikut mengantarkan jenazah tersebut. 

Hingga berita ini ditulis belum ada informasi lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.***

Reporter Linda Wati
Editor Desi Kris