Viral

Viral! Presiden Prabowo Subianto vs Gus Miftah, 2 Sikap Berbeda Terhadap Pedagang Kecil yang Bikin Netizen Terharu

Oleh: Fina Salsabila Aura Rabu 04 Des 2024, 19:40 WIB
Gus Miftah dan Presiden Prabowo Subianto

AYOJAKARTA.COM - Sebuah insiden kontroversial telah mengguncang media sosial Indonesia ketika video Gus Miftah, seorang utusan presiden dan tokoh agama, menjadi viral.

Dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Rabu (4/12/2024) dalam video yang diambil saat acara di Magelang, Jawa Tengah pada November lalu, Gus Miftah terlihat secara terang-terangan menggunakan kata-kata kasar dan mengolok-olok seorang penjual es teh.

Ucapan yang dilontarkan termasuk mengomentari penampilan fisik si penjual dengan kata-kata yang tidak pantas, sambil diikuti tawa dan sorakan dari orang-orang di sekitarnya.

Yang membuat situasi ini semakin memprihatinkan adalah sikap para pemuka agama lain yang berada di sekitar Gus Miftah.

Baca Juga: Pencairan Dana KJP Plus Tahap II dalam Proses Verifikasi Data, Cek Status Penerimaan Bantuan di Link Ini!

Yang bukannya menegur malah ikut menertawakan dan seolah menikmati penghinaan terhadap si penjual es teh tersebut.

Insiden ini memicu gelombang kemarahan yang luar biasa di berbagai platform media sosial.

Ribuan netizen membanjiri kolom komentar dengan kritik pedas terhadap perilaku tidak pantas seorang tokoh agama yang seharusnya menjadi panutan masyarakat.

Di Instagram, fitur "at yours" mendapat respon masif dengan ratusan ribu pengguna menggunakannya untuk mengekspresikan simpati dan dukungan kepada penjual es teh tersebut.

Baca Juga: Kemenperin Tolak Investasi Rp1,5 Triliun Apple, iPhone 16 Masih Ilegal di Indonesia, Ini Alasannya!

Banyak netizen yang membagikan perspektif personal, mengatakan bahwa mereka tidak bisa membayangkan jika yang diperlakukan seperti itu adalah orangtua mereka sendiri.

Komentar-komentar yang beredar di media sosial tidak hanya mengkritik Gus Miftah, tetapi juga mengecam kultur "membully" yang seringkali dianggap sebagai bahan candaan.

Seiring viralnya kejadian tersebut, berbagai bentuk dukungan konkret mulai mengalir untuk Pak Suarji, sang penjual es teh.

Beberapa dermawan menawarkan hadiah berupa perjalanan umrah, sebuah kesempatan yang mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Pak Suarji.

Selain itu, muncul juga tawaran beasiswa untuk kedua anaknya hingga jenjang perguruan tinggi, menunjukkan bagaimana sebuah insiden negatif bisa memicu gelombang kebaikan dari masyarakat.

Dukungan tidak hanya datang dalam bentuk materi, tetapi juga dukungan moral dan empati yang luar biasa dari berbagai lapisan masyarakat.

Termasuk juga para tokoh publik dan selebritas yang turut menyuarakan pembelaan terhadap Pak Suarji.

Partai Gerindra mengambil sikap tegas dengan menuntut permintaan maaf dari Gus Miftah kepada Pak Suarji.

Baca Juga: Apple Belum Juga Penuhi Janji Investasi, Penjualan iPhone 16 di Indonesia Bisa Tertunda Lebih Lama

Sebagai bentuk kontras terhadap perilaku Gus Miftah, mereka membagikan sebuah video dimana Presiden Prabowo Subianto berbicara dengan penuh penghargaan tentang pekerja keras seperti pedagang kaki lima, pengemudi ojek online, dan penjual bakso.

Dalam video tersebut, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa para pekerja ini pantas mendapat hormat karena kegigihannya mencari nafkah halal untuk menghidupi keluarga.

Sikap Presiden Prabowo Subianto yang menunjukkan penghargaan tinggi terhadap pekerja keras ini menjadi cerminan bagaimana seharusnya seorang tokoh publik bersikap.

Kontroversi ini telah membuka mata publik tentang betapa pentingnya menghargai setiap profesi, terutama mereka yang bekerja keras mencari nafkah halal.

Baca Juga: MANTAP! Bantuan PKH BPNT November-Desember 2024 Cair Serentak Hari Ini di KKS 2 Bank Ini, Cek Infonya di Sini

Setiap hari, pedagang kaki lima seperti Pak Suarji harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari panas terik hingga ketidakpastian penghasilan.

Video yang beredar menunjukkan bagaimana Pak Suarji tetap mempertahankan kehormatannya meski mendapat perlakuan tidak pantas, sebuah sikap yang justru menunjukkan kemuliaan karakternya.

Bahkan di tengah kontroversi ini, Pak Suarji tetap menunjukkan kesabaran dan kerendahan hati, sikap yang justru membuatnya mendapatkan lebih banyak simpati dan dukungan dari masyarakat.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Desi Kris