Viral

Duit Rakyat Buat Buzzer? Jerome Polin Bongkar Dapat Tawarkan Fee Capai Rp150 Juta

Oleh: Jinan Vania Barizky Jumat 29 Agu 2025, 20:38 WIB
Jerome Polin bongkar dironya dapat fee Rp150 juta untuk jadi buzzer pemerintah (Sumber: Instagram @jeromepolin | Foto: Instagram @jeromepolin)

AYOJAKARTA.COM - Bikin geleng kepala, uang rakyat dipakai untuk fee buzzer? YouTube sekaligus konten creator Jerome Polin baru-baru ini membongkar dirinya mendapat tawaran fee mencapai Rp150 juta.

Dikutip ayojakarta.com dari Instagram pribadi Jerome, lelaki kelahiran 1998 itu menyebutkan bahwa ada tawaran sebagai buzzer per orang Rp150 juta.

"Nih aku spill. Uang rakyat dipake buat bayar buzzer per orang 150 juta, 1 post kalo dipake buat naikin gaji guru per orang 10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup Sejahtera selama bulan. Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaia uang pajak kita!! Sudah saatnya kita aware," tulisanya pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Baca Juga: Sindir Ahmad Sahroni yang Diduga Kabur ke Singapura, Ferry Irwandi: Kalau Ini Benar, Maka Dia Pengecut!

Lebih lanjut ia meminta kepada agency dan KOL untuk tidak menerima tawaran tersebut.

Dear agency dan KOL, aku mohn untuk kali ini, jangan korbanin rakyat buat kepentingan kalian sendiri, semua lagi susah, kita berjuang bersama yah? Tolong."

Jerome pun  menyebutkan bahwa pesan tersebut dikirimkan kepada tim partnership talent agency @mantappucorp.
Nomor yang digunakan untuk tawaran tersebut +6283847940369.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Sanksi 7 Pelaku Kasus Affan Kurniawan yang Dilindas Rantis Brimob Hanya Ditahan 20 Hari

Buzzer

Sebutan buzzer banyak digaungkan ketika masa kampanye politik, Lantas apa sebenarnya buzzer tersebut?

Buzzer bisa diatikan sebagai seseorang atau kelompok anonim yang dibayar untuk mengubah bahkan membentuk opini publik melalui media sosial.

Saat ini buzzer bahkan terorganisir untuk menyebarkan pesan.

Baca Juga: Penting! 5 Stasiun MRT Tutup Sementara Imbas Demo 29 Agustus 2025

Ciri-ciri Buzzer

1. Dilakukan Massal

Biasanya buzzer akan muncul dengan akun serentak untuk mengangkat topik tertentu sesuai pesanan

2. Narasi terarah

Biasanya narasinya pun disusun sama dan terarah sesuai kepentingan

3. Anonim

Sering menggunakan akun kosong dan palsu.

4. Bisa berbentuk fitnah dan hoax

Yang mengerikan dari buzzer mereka bisa memberikan informasi hoax, fitnah.

Namun jangan salah influencer bisa jadi target sebagai buzzer seperti tawaran yang didapat oleh Jerome.

Masyarakat diimbau untuk lebih pintar menyaring informasi yang ada di media sosial.***

Jerome Polin soal fee Rp150 juta jadi buzzer pemerintah (Sumber: Instagram @jeromepolin | Foto: Instagram @jeromepolin)
Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky