AYOJAKARTA.COM- Viral di media sosial dugaan kebocoran gas berwarna oranye di diduga berasal dari bahan kimia PT Vopak, Kota Cilegon, Banten.
Sontak video dari gas berwarna oranye tersebut pun jadi sorotan masyarakat karena dinilai sangat berbahaya.
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, kejadian ini terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca Juga: Optimis! Menkeu Purbaya Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 6 Persen pada Tahun 2026
Menanggapi kasus ini, Wali Kota Cilegon, Robinsar meminta PT Vopak untuk segera terjun langsung mengatasi hal ini karena warga sekitar mengeluhkan sesak napas.
"Kalau teknis lapangan sudah clear, tidak ada apapun. Tetapi juga ini dampaknya, masyarakat bicara ada yang sesak napas," ujarnya dalam keterangan resmi dikutip ayojakarta.com pada Minggu, 1 Februari 2026.
Lebih lanjut, Robinsar meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk terjun langsung memeriksa kadar kimia dari gas berwarna oranye tersebut.
PT Vapok sendiri diketahui sebagai perusahaan penyimpanan Bahan kimia Cair curah terbesar di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 2008.
Baca Juga: Kamaruddin Amin Tegaskan Komitmen Kemenag terhadap Guru Madrasah
Setidaknya PT Vapok memiliki 35 tangki, 2 dermaga dengan jaringan pipa untuk mendukung aktivitas ekspor dan impor distribusi bahan kimia.***