Viral

Mi Instan Bikin Heboh Disebut Berbahaya, Kamu Harus Tahu Kekurangan dan Kelebihannya

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Selasa 24 Sep 2024, 14:14 WIB
Sebenarnya, pembahasan soal nilai gizi mi instan bukanlah topik baru. Sudah banyak data dan penelitian yang mengulasnya.

AYOJAKARTA.COM - Ranah media sosial sedang ramai membahas mi instan yang disebut berbahaya jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka waktu panjang.

Sebenarnya, pembahasan soal nilai gizi mi instan bukanlah topik baru.  Meski begitu, topik mi instan kembali ramai belakangan setelah dr. Tirta kembali mengulasnya.

Dokter yang bernama lengkap Tirta Mandira Hudhi itu pun menyebut sebenarnya mi instan tidak berbahaya bila dikonsumsi sewajarnya, walau memang kandungan gizinya sangat minim.

Supaya kamu tidak dilema, apakah masih boleh makan mi instan atau tidak, sebaiknya kamu pahami apa sih kekurangan dan kelebihannya.

Baca Juga: Gambar Kuda atau Wajah? Jawab Tes Kepribadian Ini untuk Tahu Keadaan Kamu Sekarang

Kelebihan Mi Instan

- Cepat dan Praktis

Pastinya mi instan mudah diolah dan tidak membutuhkan waktu lama, cocok untuk kamu yang sedang terburu-buru dan hanya punya singkat.

- Sumber Karbohidrat

Mi instan menyediakan karbohidrat yang penting sebagai sumber energi untuk beraktivitas.

- Hidrasi

Kaldu dalam mi instan membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Baca Juga: Mie Instan Tidak Berbahaya? Ternyata Faktor Ini yang Jadi Timbulkan Penyakit dari Makanan Siap Saji

Kekurangan Mi Instan

- Tinggi Natrium

Konsumsi mi instan berlebihan dapat meningkatkan asupan natrium berakibat pada rasa haus dan dehidrasi.

- Kurang Kenyang

Mie instan memiliki kandungan serat yang rendah, sehingga rasa lapar bisa datang lebih cepat.

- Nilai Gizi Rendah

Mi instan umumnya rendah vitamin, mineral dan protein.

- Karbohidrat Halus

Tepung olahan pada mi instan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat.

Baca Juga: YES! Update Bansos PKH BPNT September-Oktober, Status Ini Sudah Muncul di SIKS-NG

Tips Mengonsumsi Mi Instan

Agar mi instan dapat digunakan sebagai menu makan harian, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Alhasil kandungan gizinya lebih baik.

- Tambahkan Protein

Lengkapi mi dengan protein seperti telur rebus, tahu atau ayam matang untuk meningkatkan nilai gizi.

- Sertakan Sayuran

Masukkan bayam, paprika atau jamur untuk menambah vitamin dan serat.

- Moderasi

Konsumsi mi instan secukupnya dan seimbangkan dengan makanan kaya nutrisi lainnya.

Mi instan bisa menjadi pilihan makan praktis. Namun harus perhatikan ya kekurangannya dan imbangi dengan makanan bergizi.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Aris Abdulsalam