Viral

Babe Haikal Tanggapi Kaesang Gunakan Jet Pribadi: Proses Aja! Ribet Amat, Semua Sama di Mata Hukum

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Rabu 18 Sep 2024, 14:27 WIB
Dalam pernyataannya, Babe Haikal menyoroti sikap pemerintah dan penegakan hukum yang, menurutnya, perlu dijalankan dengan konsisten.

AYOJAKARTA.COM - Babe Haikal kembali memberikan pernyataan tajam terkait polemik penggunaan jet pribadi oleh Kaesang Pangarep untuk perjalanannya ke Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya, Babe Haikal menyoroti sikap pemerintah dan penegakan hukum yang, menurutnya, perlu dijalankan dengan konsisten.

“Okelah itu nebeng deh atau minjam kek, minjam atau gratifikasi kek. Iya atau apapun kek, proses aja! Ribet amat,” ujar Babe Haikal saat menanggapi kabar tersebut.

Menurutnya, Presiden Jokowi telah menyatakan bahwa semua warga negara sama di mata hukum, sehingga tak perlu ada keraguan dalam menjalankan proses hukum.

"So what gitu loh, periksa terus. Lanjutin terus. Ini kesempatan buktikan ucapannya beliau," tegasnya.

Sementara itu, Kaesang Pangarep telah mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (17/9) untuk mengklarifikasi dugaan gratifikasi terkait perjalanannya menggunakan jet pribadi.

Baca Juga: Pelamar Sudah Lolos Administrasi Merapat! Ini Dia Aturan Pakaian Wajib untuk Tes SKD CPNS 2024

Kehadirannya di KPK disebut sebagai inisiatif pribadi, bukan panggilan dari KPK.

Juru bicara Kaesang, Francine, menyatakan bahwa Kaesang ingin memastikan semuanya jelas dan tidak ada kesalahpahaman.

“Kaesang hadir atas inisiatif pribadi. Dia tidak dipanggil oleh KPK, tetapi datang sendiri untuk mengklarifikasi perjalanannya pada 18 Agustus 2024, di mana ia menumpang pesawat pribadi milik seorang teman menuju Amerika Serikat,” ujar Francine dalam pernyataan resminya.

Menurut Francine, Kaesang sebenarnya tidak memiliki kewajiban untuk melaporkan dugaan gratifikasi tersebut karena ia bukanlah penyelenggara negara.

Namun, sebagai warga negara yang patuh hukum, Kaesang tetap memilih berkonsultasi dengan KPK untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

Baca Juga: Progres Pencairan PKH dan BPNT September-Oktober 2024 Sudah sampai Mana?

“Kaesang ini melampaui debat-debat legal formal. Inisiatif pribadinya menunjukkan kepatuhan terhadap hukum,” tegas Francine.

Kaesang juga diketahui telah menyerahkan dokumen terkait dan mengisi formulir gratifikasi di KPK sebagai bagian dari proses klarifikasinya.

Kaesang sendiri menyatakan bahwa kedatangannya ke KPK murni karena ingin memastikan transparansi.

“Saya datang ke sini bukan karena undangan, bukan karena panggilan, tapi inisiatif saya sendiri,” ujarnya.

Kaesang berharap agar KPK dapat memberikan petunjuk apakah perjalanannya itu masuk kategori gratifikasi atau tidak.

Di sisi lain, Francine menjelaskan bahwa perjalanan Kaesang ke Amerika Serikat awalnya direncanakan dengan pesawat komersial.

Namun, karena jadwal temannya sama dan pesawat pribadi yang digunakan memiliki ruang cukup, Kaesang memutuskan untuk menumpang.

Baca Juga: KPM Bingung Cairkan Bansos, KKS Lama atau Baru? Ini Penjelasan dari Pemerhati Bansos

“Ini diskusi antar teman saja, kebetulan searah dan pesawatnya masih ada tempat,” ujar Francine. Kaesang ingin memastikan semua aspek terkait perjalanan tersebut telah diklarifikasi kepada KPK, demi mencegah kesalahpahaman di masa depan.

Hingga kini, KPK masih meneliti dokumen dan klarifikasi yang diberikan Kaesang untuk menentukan apakah ada indikasi gratifikasi dalam penggunaan jet pribadi tersebut.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Aris Abdulsalam