AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini viral curhatan seseorang di TikTok yang kembali diunggah akun Instagram @cekdrama pada Senin (16/9/2024).
Dalam unggahan tersebut, akun bernama @SISILsilvia.Y mencurahkan kepedihan hatinya tentang nasib sang ayah.
Bagaimana tidak, ayahnya harus kehilangan pekerjaan sebagai sekuriti di sebuah tempat wisata Bogor gara-gara kelakuan emak-emak yang kurang baik.
Ya, gara-gara kelakuan emak-emak yang mengambil pepaya di tempat wisata tersebut tanpa izin, sekuriti yang merupakan ayah dari akun tersebut harus menerima imbasnya.
Sekuriti tersebut akhirnya dipecat dari tempat wisata itu dan disalahkan atas perbuatan emak-emak yang mengambil pepaya tanpa izin.
Dalam unggahan Instagram @cekdrama, menampilkan CCTV di mana ada seorang ibu yang mengambil pepaya bersama temannya.
"yura, tolong kasih tau ke ibu2 ini gara2 dia ambil pepaya imbas securitu yang dikeluarkan dari pekerjaannya," caption video CCTV tersebut.
Di slide lain, akun @SISILsilvia.Y juga menuliskan kekesalannya karena sang ayah dipecat imbas kelakuan emak-emak tersebut.
Baca Juga: Viral, Rela Berdesakan demi Antre Beli Boneka Labubu, efek Lisa Blackpink atau karena Ciri ini
Akun tersebut juga menyebut bahwa peristiwa ini terjadi di Chevilly Resort and Camp yang berada di Ciawi, Bogor.
"tolong kabarin saya yg tau ibu2 ini, INI DI CHIVILLY RESORT CIAWI BOGOR, ayah saya securty disinih dikeluarkan gara2 ibu2 ini hanya ambil pepaya karna tersalahkannya securty yg ditempat jaga," tulisnya.
Dalam kolom komentar, akun tersebut juga bercerita bahwa sang adik akan masuk SMA.
"betul bun mana ade saya mau masuk SMA," tulisnya.
Melalui postingannya tersebut, akun @SISILsilvia.Y berharap videonya akan viral dan diketahui emak-emak yang mengambil pepaya.
Di mana gara-gara kelakuan emak-emak tersebut, sang ayah yang harus menanggung akibatnya.
Melihat postingan ini, banyak netizen yang merasa kasihan dengan nasib si sekuriti.
"Astagfirullah, semoga bapaknya sehat selalu dan dpt rejeki yg lebih baik lagi," tulis @anafau25.
"Ya allah.. kasian bnget," komentar @mayy_andrianyy.
Namun, hingga berita ini ditulis belum ada konfirmasi atau klarifikasi dari tempat wisata yang dimaksud.***