AYOJAKARTA.COM - Nikita Mirzani mengkritik keras pencalonan Marshel Widianto di Pilkada 2024 yang diusung oleh Partai Gerindra.
Seperti diketahui, Marshel Widianto akan maju sebagai calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Pilkada 2024 mendatang.
Sebagai seorang yang pernah tinggal di Tangerang Selatan, Nikita Mirzani pun memberikan penolakan tegas atas pencalonan Marshel Widianto di Pilkada 2024.
Nikita Mirzani pun meminta agar warga Tangsel untuk tidak memilih suami Censen ex JKT 48 itu.
Ada beberapa alasan yang membuat Nikita meminta dengan tegas agar tidak ada yang memilih Marshel.
Lantas, apa saja alasannya? Berikut informasinya:
1 . Pengkhianat
Nikita menyebut bahwa Marshel pernah mengkhianati Deni Cagur orang yang pernah membawanya ke dunia entertainment.
“Marshel Widianto adalah seorang pelawak yang diambil sama Bang Deni Cagur, yang akhirnya Bang Deni Cagur dikhianati oleh yang namanya Marshel Widianto,” kata Nikita dikutip dari TikTok @temenkamucerita.
2 . Bad attitude
Marshel dikenal sebagai orang yang memiliki attitude kurang baik karena tidak pernah on time dalam pekerjaan.
“Dia itu tidak pernah on time dalam pekerjaan dan pokoknya dia di pekerjaan dia nggak bagus aja akhirnya makanya dia sudah tidak dipakai lagi di stasiun tv manapun
karena attitudenya yang tidak baik,” kata Nikita.
Baca Juga: Kasus Vina Cirebon: Kamaruddin Simanjuntak Sentil TikTokers Widya Sebut Layak Diperiksa, Kenapa?
3 . Raja gimmick dan settingan
Alasan selanjutnya yaitu karena suami Censen ini merupakan artis yang suka gimmick dan settingan.
“Ketiga, dia rata gimmick dan settingan, masa si warga Tangsel mau dipimpin sama Wakil Wali Kota yang raja gimmick sama settingan,” ujarnya.
4 . Penjilat
Alasan terakhir yaitu karena Marshel dikenal sebagai seorang penjilat demi kepentingannya sendiri.
Pelawak satu ini dinilai sebagai orang yang selalu mendekati orang-orang yang berpengaruh di kota besar.
“Terus dia itu selalu mendekati orang-orang yang berpengaruh di Jakarta untuk kebutuhannya sendiri alias penjilat,” kata Nikita.***