Viral

Dicap Sarang Maling Imbas Pengeroyokan Bos Rental, Camat Bantah Sukolilo Pati Jadi Kampung Bandit: Warganya Baik-baik

Oleh: Linda Wati Minggu 16 Jun 2024, 07:24 WIB
Camat Sukolilo Andrik Sulaksono

AYOJAKARTA.COM - Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah belakangan ini sedang menjadi perbincangan publik usai adanya tragedi pengeroyokan bos rental hingga tewas.

Imbas pengeroyokan bos rental, Sukolilo, Pati dicao sebagai sarang maling oleh warganet.

Camat Sukolilo Andrik Sulaksono membantah jika Sukolilo Pati menjadi kampung bandit atau sarang maling.

Tuduhan kampung bandit untuk wilayah Sukolilo ini muncul di berbagai platform mulai dari X, TikTok hingga Facebook.

Baca Juga: 4 Jurusan Teknik yang Banyak Dibutuhkan di Industri Minyak dan Gas (Migas), Gaji dan Jenjang Karir Pasti Terjamin!

Menanggapi kabar miring yang menyangkut nama baik wilayahnya, Andrik Sulaksono kemudian membantah tuduhan tersebut.

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews, Minggu (16/6/2024) Andrik Sulaksono menyampaikan bahwa Sukolilo bukanlah kampung bandit.

Ia menegaskan jika warga Sukolilo, Patu merupakan warga yang baik.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Temukan Huruf C di Antara Angka 0 Untuk Mengetahui Seberapa Tajam Mata Kamu

“Kalau disebutin sebagai kampung bandit rasa tidak benar, karena Sukolilo ini termasuk warganya baik mayoritas sebagian besar adalah petani,” tuturnya.

Andrik Sulaksono menyampaikan bahwa isu yang saat ini berkembang hanyalah pendapat dari warganet karena adanya kasus pengeroyokan bos rental

“Mungkin pandangan dari warganet menyampaikan hasil opini kemudian imbas dari kejadian di Sumberseko memang cukup besar,” jelasnya.

Baca Juga: Ingin Masuk Jurusan DKV? Berikut 5 Kampus Jurusan Desain Komunikasi Visual Terbaik di Indonesia dengan Akreditasi A

Kendati demikian, Andrik selaku Camat sangat menyayangkan peristiwa pengeroyokan yang menyita perhatian publik tersebut. 

Ia berharap kejadian main hakim sendiri tidak terulang lagi di Kecamatan Sukolilo maupun kecamatan lainnya di Kabupaten Pati.***

Reporter Linda Wati
Editor Desi Kris