Viral

Buntut Sekuriti Pukul Anjing, Plaza Indonesia Putus Kontrak dengan Vendor Tuai Pro Kontra

Oleh: Linda Wati Sabtu 08 Jun 2024, 14:59 WIB
Plaza Indonesia Putus Kontrak dengan Vendor Sekuriti Imbas Penganiayaan Anjing

AYOJAKARTA.COM - Pihak Mall Plaza Indonesia telah meminta maaf kepada publik usai viral video sekuriti menganiaya anjing yang berada di komplek malnya.

Buntut dari video viral sekuriti menganiaya anjing, Mall Plaza Indonesia akhirnya dengan tegas memutus kontrak kerja sama dengan vendor sekuriti K9.

Menurut keterangan yang dikutip dalam Instagram @plazaindonesia, vendor sekurit K9 dinilai itu telah gagal dalam melakukan standar operasional Plaza Indonesia .

“Oleh karena itu, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama terhadap pihak tersebut berlaku saat ini juga," demikian keterangan yang disampaikan pengelola melalui Instagram @plazaindonesia, Sabtu (8/6/2024). 

Baca Juga: 9 Jurusan Kuliah Termahal di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Tahun Ajaran 2024/2025, UKT Mulai dari Rp500 Ribu

Anjing tersebut diketahui bernama Fay yang berusia 2 tahun dan berjenjs Belgian Malinois.

Fay juga telah ‘ditugaskan’ di Mal Plaza Indonesia sejak Januari 2024.

Pengelola PI juga menegaskan bahwa pihaknya tidak membenarkan atas kekerasan apapun pada hewan.

Selain itu, pengelola juga turut menyangkan akan kejadian tersebut dan memastikan bahwa anjing tersebut dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan.

Baca Juga: Cara Menemukan Aplikasi Pemakan RAM di Android yang Bikin Ponsel Jadi Lambat

"Apa yang terjadi hari ini sangat disayangkan dan kami juga telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh bersama dokter hewan untuk memastikan kondisi Fay dalam keadaan sesat," ucapnya.

Putusan PI untuk memutus kontrak kerja sama dengan vendor sekuriti K9 itu pun menuai banyak pro dan kontra dari warganet.

Ada yang menyebut bahwa langkah Plaza Indonesia sudah cukup tegas dengan melakukan tindakan cepat tersebut.

“FAT terimakasih @plazaindonesia langsung cepat ditindakin,” tulis @joviadhiguna.

Namun, ada juga publik yang menyayangkan langkah tersebut karena PI dianggap tidak melakukan kroscek ulang.

“Toloh pihak manajemen pekerjakan kembali bapak security yg dipecat, tolong juga lihat keseluruhan kejadiannya, terimakasih,” tulis @asmaraputra565.***

Reporter Linda Wati
Editor Desi Kris