Viral

Usai War Takjil Viral, Pendeta Steve Marcel Kini Rencanakan Perang Baju Lebaran Sebagai Bentuk Toleransi

Oleh: Karseno AJ Jumat 29 Mar 2024, 12:33 WIB
Pendeta Steve Marcel Saerang dan Ria Ricis

AYOJAKARTA.COM – Berawal dari sejumlah unggahan warganet yang mengaku senang memborong menu berbuka puasa Ramadhan, istilah war takjil menjadi viral.

Aksi membuat konten saat Ramadhan yang dilakukan sejumlah Non Islam untuk war takjil menjadi bentuk toleransi dan keharmonisan antar umat beragama.

Gerakan memborong menu berbuka atau war takjil saat Ramadhan juga sempat dijadikan konten oleh Pendeta Steve Marcel Saerang.

Dalam unggahan video-nya, Pendeta Steve Marcel Saerang menilai aksi berburu takjil oleh umat Non Islam menjadi salah satu contoh toleransi.

Baca Juga: Ini 5 Rekomendasi Takjil untuk Berbuka Puasa yang Murah dan Meriah, Gak Perlu Keluarin Banyak Uang

Melalui khotbah yang disampaikan Pendeta Steve Marcel Saerang kepada jemaatnya, pedagang dari kalangan umat Islam menjadi lebih laku karena jualannya dibeli umat Non Islam.

Selain berlomba-lomba memborong menu berbuka puasa, tidak sedikit warganet yang sampai menyamar dengan menggunakan busana gamis muslim untuk memborong takjil.

Mendekati akhir bulan Ramadhan, fenomena war takjil yang masih menjadi narasi toleransi di masyarakat mulai mengalami perubahan.

Pada salah satu unggahan di Instagram, Pendeta Steve Marcel Saerang menyampaikan rencana terbarunya untuk melakukan peperangan berbeda.

Baca Juga: Takjil Manis dan Segar! Resep Es Jelly Kekinian dengan Beragam Toping, Mudah dan Murah

Menurut Pendeta Marcel, untuk menghadapi fenomena akhir bulan Ramadhan perlu dibuat sebuah gerakan toleransi yang baru.

“Peperangan takjil sudah hampir kita menangkan, saatnya memulai peperangan baru, kita akan memulai peperangan baju lebaran,” ungkap Pendeta Marcel.

Untuk bisa memenangkan peperangan, Pendeta Marcel juga merekrut Ria Ricis sebagai salah satu agen rahasia yang akan menjalankan misi tersebut.

Selain melibatkan influencer Ria Ricis, melalui unggahannya Pendeta Marcel juga memberi kabar rencana peperangan tersebut kepada Habib Husein Hadar.

Baca Juga: Saatnya Berburu Takjil! Ini 5 Rekomendasi Menu Buka Puasa yang Segar dan Lezat

Rencana Pendeta Marcel untuk membeli baju lebaran saat perayaan Idul Fitri 1445 H mendapat tanggapan positif dari ribuan warganet.

Menurut salah satu warganet, perang baju lebaran yang direncanakan Pendeta Marcel patut diberikan dukungan.

“Kita borong Pecinya, biar nanti pas lebaran mereka pakai topi Sinterklas,” tulis pemilik akun @*ernetta_maria*.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Es Jagung Lumer yang Cocok Buat Takjil Bulan Ramadhan 2024

Rencana Pendeta Marcel untuk memborong baju lebaran diapresiasi ratusan warganet sebagai bentuk keindahan toleransi antar umat beragama.

Mengetahui rencana perang baju lebaran yang sedang disusun Pendeta Marcel, warganet lainnya juga memberikan tanggapan.

“Nanti tanggal 25 Desember kita borong pohon natal, biar mereka natalan pakai pohon pisang,” komentar pemilik akun @*ickey*.***

Reporter Karseno AJ
Editor Fathul Amanah