Viral

Heboh Penahanan Ijazah Karyawan, Bos UD Sentoso Seal Surabaya Diana Jhan Hwa Keukeuh Tak Ingin Mengakui, Ternyata Ini Alasannya

Oleh: Asti Aureli Septania
Kasus penahanan ijazah oleh pengusaha Jan Hwa Diana, pemilik UD Sentoso Seal di Surabaya, tengah menjadi sorotan publik.

AYOJAKARTA.COM — Kasus penahanan ijazah oleh pengusaha Jan Hwa Diana, pemilik UD Sentoso Seal di Surabaya, tengah menjadi sorotan publik dan mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk DPRD Surabaya yang telah memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi.

Dugaan penahanan ijazah puluhan karyawan dan mantan karyawan ini memicu penyelidikan oleh kepolisian serta sidak langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, yang menilai sikap perusahaan kurang kooperatif selama proses mediasi.

Meski bukti dan laporan pengaduan mencapai 31 orang dari berbagai titik Perusahaan, Jan Hwa Diana bersikukuh menolak dan menyatakan tidak pernah menahan ijazah karyawan.

Lantas, apa alasan utama Bos UD Sentoso Seal Surabaya bersikukuh tak mengakui terhadap tuduhannya?

Baca Juga: Siapa Owner Taman Safari Sekarang? Viral Diduga Terlibat Eksploitasi Eks Pemain Sirkus

Alasan Utama Diana Jhan Hwa Menolak Tuduhan

Sebagaimana informasi yang dikutip dari YouTube KOMPASTV JAWA TIMUR, alasan utama Jan Hwa Diana menolak mengakui penahanan ijazah karyawan adalah karena dia tidak mengakui bahwa korban yang melapor adalah benar-benar karyawannya dan mengklaim tidak ingat atau tidak mengenal semua orang yang melaporkan tersebut.

Diana juga enggan memberikan komentar atau konfirmasi lebih lanjut terkait dugaan penahanan ijazah, bahkan saat diminta klarifikasi oleh pihak berwenang dan media.

Dia lebih memilih untuk menghormati proses hukum yang berjalan tanpa memberikan jawaban jelas apakah memang melakukan penahanan ijazah atau tidak. 

Selain itu, Diana juga menyatakan bahwa tuduhan itu tidak benar dan menganggap pihak yang melakukan sidak salah alamat, meskipun bukti dan pengakuan dari mantan karyawan menyatakan sebaliknya.

“Bahwa surat undangan yang ditujukan ke situ salah alamat untuk memberitahu di mana tempat usaha saya, sebenarnya banyak yang pakai di situ jadi kan kalau enggak sesuai ya enggak saya tanggapi,” ungkap Diana Jhan Hwa.***

 

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Tedi Rukmana