Viral

Rismon Sianipar Ngamuk! Sebut 6 Jaksa Penuntut Umum di Kasus Jessica Wongso tidak Menghiraukan Pendapat Ahli Digital Forensik

Oleh: Nadya Donna Putri Rabu 21 Feb 2024, 11:43 WIB
Rismon Sianipar baru-baru ini mengamuk. Ia mengatakan tidak dihiraukan oleh 6 jaksa penuntut umum dalam kasus Jessica Wongso.

AYOJAKARTA.COM - Kasus kopi sianida Jessica Wongso masih terus viral hingga sekarang.

Bahkan baru-baru ini, Rismon Sianipar kembali ngamuk dalam sebuah video. Setelah membongkar teknik rekayasa CCTV, kali ini ia sebut 6 jaksa penuntut umum tidak menghiraukan pendapatnya.

Tentu saja hal itu menjadi sebuah hal yang mengesalkan bagi Rismon Sianipar, seorang ahli digital forensik.

Rismon Sianipar baru-baru ini ngamuk dalam sebuah video. Ia mengatakan kalau tidak dihiraukan oleh 6 jaksa penuntut umum dalam kasus Jessica Wongso.

“Ya, bagaimana keenam jaksa ini meyakinkan tak menghiraukan pendapat saya pun sebagai ahli saat itu dihadirkan,” ujarnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Sarang Informasi.

Rismon Sianipar juga mengatakan kalau 6 jaksa penuntut umum tersebut telah menginjak-nginjak di bawah pengadilan dengan menampilkan video yang telah direkayasa.

“Mereka (6 jaksa itu) terang benderang menginjak-injak di bawah pengadilan dengan video rekayasa,” lanjutnya lagi.

Baca Juga: Tes IQ: Hitung Berapa Angka yang Muncul Berikutnya dari Deret ini dalam Waktu 7 Detik Saja! Bisa?

Video ngamuknya Rismon Sianipar tersebut ditujukan kepada jaksa agung dalam kasus tersebut.

“Pak jaksa agung jangan lindungi jaksa-jaksa bobrok seperti ini, pak!” ujarnya lagi dalam video ngamuknya.

Rismon Sianipar juga meminta kepada jaksa agung untuk segera pecat dan pidanakan para jaksa penuntut umum itu.

“Langsung pecat dan pidanakan, gitu lho, pak (jaksa agung),” pinta Rismon Sianipar lagi dalam video ngamuknya itu.

Baca Juga: Ilusi Optik: Apakah Anda Punya Mata Tajam? Temukan 4 Wajah Tersembunyi dalam 10 Detik

Rismon Sianipar juga mengatakan kalau kemenangan pihak pengadilan dan memenjarakan Jessica Wongso dengan cara curang.

“Cara curang anak buah anda (jaksa agung) ini, ya, kan? Menang tapi menang curang,” lanjutnya.

Rismon Sianipar juga mengatakan kalau menang dengan video rekayasa itu namanya bukan kemenangan.

“Menang tapi pakai video rekayasa. Itu kan nggak menang, itu,” jelasnya.

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Aris Abdulsalam