Viral

Tom Lembong Nilai Ahok Berlebihan Sebut Presiden Jokowi Tak Bisa Kerja: Justru Kebalikannya

Oleh: Linda Wati Minggu 11 Feb 2024, 18:21 WIB
Menurut Tom Lembong, Ahok sudah berlebihan saat mempertanyakan Presiden Jokowi bisa kerja di hadapan para relawannya.

AYOJAKARTA.COM - Co-Captain Timnas AMIN Thomas Lembong alias Tom Lembong memberikan tanggapan soal pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengomentari kerja Presiden Joko Widodo.

Menurut Tom Lembong, Ahok sudah berlebihan saat mempertanyakan Presiden Jokowi bisa kerja di hadapan para relawannya.

Hal itu disampaikan oleh Tom Lembong dalam YouTube Merry Riana yang tayang pada Sabtu, 10 Februari 2024.

Sebagai orang yang pernah mendampingi Presiden Jokowi selama kurang lebih tujuh tahun, menurutnya pernyatan Ahok soal Presiden Jokowi tak bisa kerja justru kebalikannya.

“Reaksi saya si menurut saya itu berlebihan, menurut saya justru kebalikannya,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa prinsip Jokowi adalah kerja kerja kerja, ketika masih mendampingi Presiden ia mengaku khawatir karena terlalu banyak kerja tapi kurang mikir.

“Istilah Pak Presiden Jokowi itu “kerja, kerja, kerja” ya memang beliau, justru yang saya khawatirkan dari beberapa tahun lalu itu terlalu banyak kerja kurang mikir,” jelasnya.

Baca Juga: 5 Cara Mengelola Stres sebelum Ikut Tes Ujian, Auto Lancar!

Sehingga, menurutnya yang lebih tepat adalah kerja, mikir dan kerja agar semuanya dapat seimbang.

“Jadi perlu sebuah keseimbangan antara kerja dan mikir,” ujarnya.

Meski begitu, dia mengaku tidak tahu apa konteks dari pernyataan Ahok tersebut. Tetapi menurutnya, politisi PDIP itu sudah berlebihan.

“Tentunya saya tidak tahu konteks Pak Ahok menyampaikan hal itu, tapi kalau sepintas begitu saya kira nomor satu berlebihan kedua justru kalau saya lihat kebalikannya terlaku berorientasi pada hasil dan terlalu mengabaikan proses,” jelasnya.

Baca Juga: Daftar 10 Kota Paling Bahagia di Indonesia versi Indeks Kebahagiaan, Wilayahmu Termasuk?

Diketahui, sebelumnya viral seorang ibu yang keluarganya memilih paslon 02, Prabowo-Gibran.

Ahok lalu menjelaskan tidak ingin memilih presiden yang tidak sehat, emosional, dan juga tak bisa kerja, ia mengaku khawatir jika tiba-tiba Gibran Rakabuming Raka naik jabatan.

"Lagi pula kita khawatir kalau tiba-tiba Gibran yang naik," kata Ahok.

Namun, menurut ibu itu, justru bagus jika Gibran Rakabuming Raka yang naik jabatan. Tetapi, Ahok kemudian mempertanyakan bukti cawapres 02 itu apakah bisa kerja sekaligus menyinggung soal Jokowi.

Baca Juga: 10 Kota Paling Banyak Kasus Kriminal di Indonesia, Salah Satunya Berada di Sumatera Barat?

"Tapi presiden kalau cuma 2 tahun, karakter teruji kalau ada kekuasaan. Sekarang saya mau tanya, di mana ada bukti Gibran bisa kerja selama wali kota? Terus ibu kira Pak Jokowi juga bisa kerja?" ujar Ahok.

Reporter Linda Wati
Editor Aris Abdulsalam