AYOJAKARTA.COM -- Isu tentang Ruben Onsu yang memutuskan untuk memeluk agama Islam akhirnya terjawab sudah.
Pada momen yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 2025, Ruben secara terbuka mengumumkan bahwa ia telah menjadi seorang mualaf.
Keputusan ini pun langsung menjadi sorotan publik dan viral di berbagai platform sosial media.
Ruben menyampaikan bahwa langkah spiritual ini bukanlah keputusan yang diambil secara mendadak.
Ia telah melalui proses pencarian, perenungan, dan dialog dengan dirinya sendiri sebelum akhirnya mantap untuk memeluk agama Islam.
Menurut Ruben di akun Instagram pribadinya, keyakinan barunya ini adalah jawaban dari pencarian batin yang sudah cukup lama ia jalani. Ia ingin hidup dengan lebih damai dan menyatu dengan nilai-nilai yang memberikan ketenangan hati.
Baca Juga: Ruben Onsu Mualaf? Ini Fakta dan Klarifikasi Lengkapnya
Dalam pernyataannya, Ruben menegaskan bahwa keputusannya masuk Islam tidak berkaitan dengan tekanan dari pihak manapun.
Ia juga mengklarifikasi bahwa hal ini bukan bagian dari manuver publik atau urusan pribadi lainnya. Sebaliknya, ini adalah keputusan yang sangat personal dan berakar dari keyakinan yang tulus.
Ruben mengakui bahwa dalam proses transisinya, ia mendapatkan bimbingan dari sosok yang menurutnya sangat membantunya memahami Islam dengan cara yang lembut dan menyentuh.
Tidak hanya soal teori atau hukum, tapi juga tentang esensi spiritual yang membuatnya merasa lebih damai dan diterima.
Baca Juga: 7 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dikonsumsi Saat Arus Balik Mudik Lebaran 2025
“Ini adalah keputusan hati yang saya ambil dengan penuh kesadaran. Saya ingin menjalani hidup yang lebih tenang dan damai,” tulis Ruben dalam unggahannya.
Setelah kabar ini mencuat, dukungan pun mengalir deras dari publik, sahabat selebriti, hingga komunitas muslim. Banyak yang merasa terharu dan bangga atas keberanian Ruben untuk mengambil langkah besar ini.
Bahkan tidak sedikit yang merasa terinspirasi untuk lebih dalam mengenal nilai-nilai agama.
Kini, Ruben Onsu menyebut sedang menjalani kehidupan barunya sebagai seorang muslim dengan penuh semangat dan keikhlasan.
Ia menyebutkan bahwa ini bukan akhir dari cerita hidupnya, tapi justru awal dari perjalanan yang lebih bermakna.