Viral

Rismon Sianipar Minta Tito Karnavian Ikut Bertindak dalam Kasus Jessica Wongso hingga Ingin Bertemu Presiden Jokowi

Oleh: Fitri Nurjanah Senin 29 Jan 2024, 12:09 WIB
Salah satu ahli yang ikut mengungkapkan fakta kasus Jessica Wongso adalah Ahli Digital Forensik yakni Rismon Sianipar.

AYOJAKARTA.COM – Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin sampai saat ini masih memunculkan banyak fakta baru.

Kasus ini telah terjadi sejak tahun 2016 silam, dan menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka.

Namun, kasus ini kembali mencuat setelah adanya film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso yang tayang di Netflix.

Berbagai ahli yang ikut terlibat dalam kasus ini mengungkapkan banyak fakta baru, yang menunjukkan adanya kejanggalan dalam kasus ini.

Salah satu ahli yang ikut mengungkapkan fakta kasus Jessica Wongso adalah Ahli Digital Forensik yakni Rismon Sianipar.

Rismon Sianipar mengungkapkan sebuah fakta bahwa dalam rekaman CCTV yang ditampilkan dalam persidangan Jessica Wongso, telah di rekayasa oleh Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christopher Hariman Rianto.

Setelah mengungkapkan adanya rekayasa dalam rekamanan CCTV tersebut, Rismon Sianipar kini meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk ikut bertindak.

Dengan tegas Rismon mengatakan bahwa dirinya memiliki 10 bukti rekayasa rekaman CCTV, yang dilakukan oleh kedua anak buah Tito Karnavian dan Krishna Murti.

“Saya memiliki 10 bukti, saya ingin memberitahukan kepada anda berdua bahwa anda telah ditipu oleh anak buah bapak saat itu,” kata Rismon, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube Balige Academy, Senin, 29 Januari 2024.

Baca Juga: Ray Rangkuti Soroti Gibran Cium Tangan Menunduk, Kamuflase untuk Buktikan Punya Sopan Santun?

Tidak hanya itu, Rismon meminta kepada Tito Karnavian untuk mempertemukannya dengan presiden Jokowi untuk membongkar kasus ini.

Rismon pun menambahkan bahwa dalam kasus Jessica ini telah terjadi kejahatan yang sangat berat. Oleh sebab itu, ia meminta bantuan kepada Tito Karnavian untuk ikut menyelesaikan kasus ini.

“Supaya kita bongkar, kita cegah agar tidak terjadi lagi hal-hal dan tidak terjadi lagi kejahatan maha dahsyat seperti ini,” ucapnya.

Ahli Digital Forensik ini mengungkapkan alasan dirinya ingin bertemu dengan presiden Jokowi.

Tidak lain untuk meminta bantuan dan berharap ada tindakan dari presiden Jokowi untuk membentuk tim kecil atau mencari fakta untuk membebaskan Jessica Wongso.

Diketahui, saat kasus Jessica ini terjadi Tito Karnavian menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Sedangkan, Muhammad Nuh Al-Azhar menjabat sebagai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) di Polda Metro Jaya dan Christopher Hariman Rianto yang seorang Sipil Anggota Asosiasi Forensik Digital.

Baca Juga: Daftar 5 Kabupaten Tersepi di Jawa Tengah, Jauh dari Kemacetan dan Cocok untuk Introvert!

Kedua nama itu disebut-sebut oleh Rismon Sianipar sebagai dalang dari rekayasa rekamanan CCTV yang ditampilkan dalam persidangan Jessica Wongso.

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Aris Abdulsalam