Viral

Viral Video Iriana Diduga Pose Salam Dua Jari, Begini Komentar Menohok Muhaimin Iskandar

Oleh: Nadya Donna Putri Jumat 26 Jan 2024, 12:05 WIB
Muhaimin Iskandar

AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini beredar video Iriana Ibunda Gibran Rakabuming Raka diduga mengeluarkan pose salam dua jari dari dalam mobil presiden.

Banyak orang memberikan tanggapan yang berbeda.

Ada yang menganggap hal itu sebagai balasan untuk pendukung Ganjar-Mahfud dan ada juga yang mengaitkan dengan dukungan kepada anaknya.

Berbagai tanggapan dikeluarkan para cawapres, termasuk Muhaimin Iskandar dari paslon nomor urut 1.

Baca Juga: Tak Ambil Pusing! Mahfud MD Santai Tanggapi Laporan Dugaan 'Menyerang' Gibran ke Bawaslu: Saya Ndak peduli

Lantas, bagaimana tanggapan Muhaimin Iskandar tentang viralnya video Iriana tersebut?

Berikut informasi selengkapnya dikutip AyoJakarta.com pada Jumat 26 Januari 2024 dari YouTube METRO TV.

Tindakan Iriana diduga mengeluarkan pose tangan salam dua jari tersebut terjadi di Salatiga, Jawa Tengah.

Saat mobil presiden yang dikawal polisi militer melintasi jalan raya, tampak para pendukung Ganjar-Mahfud meneriakkan Ganjar-Mahfud.

Baca Juga: Dulu Dukung Prabowo Kini Dukung Anies, Ternyata Ini Alasan UAS: Saya Istiqamah pada Kaidah Bukan Orangnya

Para pendukung Ganjar-Mahfud memang sedang melihat rombongan mobil presiden tersebut melintas.

Para pendukung Ganjar-Mahfud itu juga mengeluarkan pose tangan angka tiga di dekat mobil presiden.

Kemudian dari jendela penumpang bagian kiri belakang mobil presiden terbuka dan terlihat Iriana mengeluarkan pose salam dua jari.

Tentu saja aksi tersebut menimbulkan banyak komentar.

Baca Juga: Sikap Presiden Jokowi Dinilai Berubah, Jusuf Kalla: Saya Menyesal Mengusulkan Jokowi ke Megawati

Salah satu orang yang memberikan tanggapannya adalah Muhaimin Iskandar, cawapres nomor urut 1.

Muhaimin Iskandar mengatakan kalau menggunakan fasilitas negara itu adalah hal yang membahayakan.

“Ya kalau menggunakan fasilitas negara (untuk kampanye atau mengeluarkan pose salam dua jari) itu yang membahayakan,” ujarnya.

Muhaimin Iskandar juga melanjutkan kalau sedang melakukan kampanye sebaiknya jangan menggunakan fasilitas negara.

“Jangan berkampanye menggunakan fasilitas negara, memalukan,” lanjutnya sambil tersenyum di hadapan wartawan.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Fathul Amanah