Viral

Viral Peserta Event Trail Terobos Kebun Pisang hingga Rusak, Pemilik Marah dan Minta Ganti Rugi

Oleh: Salman Muhammad Ilham Kamis 11 Jan 2024, 20:48 WIB
Viral Pemilik Kebun Minta Ganti Rugi pada Peserta Event Trail karena Kebun Pisangnya Rusak

AYOJAKARTA.COM – Viral di media sosial, seorang pemilik kebun pisang marah kepada peserta event trail.

Video ini dibagikan TikTok @jeryanaska yang juga merupakan peserta dalam event trail tersebut.

Terlihat dalam video tersebut, sang bapak marah kepada peserta trail yang merusak kebun miliknya.

Melihat pemilik kebun yang emosi, peserta trail tersebut meminta si empunya kebun untuk tenang dan akan diberi uang ganti rugi.

“Karena macet maaf ya pak, nanti digantiin,” ucap peserta trail dikutip ayojakarta.com dari TikTok @jeryanaska, Kamis (11/1/2024).

Baca Juga: Viral! Minta Pindahkan Tiang Listrik dari Tanah Sendiri, Warga Sidoarjo Disuruh Bayar Rp11 Juta oleh Pihak PLN?

Namun pemilik kebun tersebut enggan untuk menunggu dan meminta uang ganti saat itu juga.

Selanjutnya, peserta trail tersebut mengatakan bahwa dirinya akan mengganti saat itu juga dan meminta bapaknya untuk menahan emosinya.

“Jangan marah-marah pak ya, karena ini ada panitia nanti juga digantiin lagi. Dari saya digantiin dari panitia nanti digantiin,” ucap peserta trail.

Pemilik kebun tersebut awalnya meminta ganti rugi sebanyak 15 per satu koli dengan total Rp 150.000.

Baca Juga: Bobroknya Lapas kembali Dikuliti Alvin Lim: Tahanan Bisa Punya HP hingga Bisa Beli Request 3 Kamar Rp1,5 Miliar

Namun karena peserta trail tersebut tidak mengerti terkait hitungan koli, maka pemilik kebun meminta hanya Rp 100.000.

“Udah sini aja 100 lah,” ucap pemilik kebun.

Namun, ternyata peserta trail hanya memberikan sebesar Rp 50.000 karena menurutnya akan ada penggantian lagi dari panitia.

“Maaf pak ya, karena nanti ada penggantian lagi dari panitia, nanti saya kasih 50 aja, karena saya baru lewat jalurnya lewat sini,” ucap peserta trail.

Diketahui event trail tersebut diadakan di Bandung, Jawa Barat.***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Fathul Amanah