Viral

Soal ‘Ndasmu Etik’ Viral, Prabowo Subianto: Gak Usah Dibesar-Besarkan

Oleh: Nisrina Harum Lestari Minggu 17 Des 2023, 17:40 WIB
Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 2 Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal video pidato ‘ndasmu etik’ yang belakangan ini viral.

AYOJAKARTA.COM – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 2 Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal video pidato ‘ndasmu etik’ yang belakangan ini viral.

Diketahui, video tersebut diambil ketika Prabowo Subianto tengah berpidato di Rakornas Partai Gerindra.

Prabowo Subianto mengatakan hal tersebut merupakan obrolan biasa di internal Partai Gerindra.

“Itu kan di dalam di antara keluarga. Tapi biasa orang Indonesia dicari-cari dibesar-besarkan,” kata Prabowo dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Minggu, 17 Desember 2023.

Maka dari itu, Prabowo menyebut agar hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan oleh masyarakat.

“Itu di antara keluarga kita bicara. Kita kan bicara orang Banyumas biasa lah bicara seperti itu. Nggak usah dibesar-besarkan,” ujarnya.

“Siapa yang suruh nanya?” sambungnya.

Baca Juga: Polisi Serahkan Berkas Perkara Kasus Pemerasan Firli Bahuri ke Kejaksaan

Sementara itu, Partai Gerindra juga ikut klarifikasi terkait video pidato Prabowo soal ‘ndasmu etik’.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menyampaikan bahwa video yang beredar tidak menampilkan ucapan utuh Prabowo.

Habiburokhman mengungkapkan bahwa pada saat itu Prabowo mendapatkan pertanyaan dari kadernya.

“Intinya di tingkat internal Pak Prabowo menyampaikan adanya sebagian kader di berbagai daerah yang mempertanyakan ini ada orang jelas-jelas tidak beretika tapi justru seolah-olah mempertanyakan etikanya Pak Prabowo waktu debat Pilpres,” ungkapnya.

Baca Juga: Ahli Forensik Djaja Surya Atmaja Sebut Kematian Mirna Salihin Bukan karena Sianida, 0,2 Mg Tak Mematikan?

Habiburokhman menyebut dalam video tersebut Prabowo mengulangi pertanyaan dari kadernya.

“Kalimat yang disampaikan Pak Prabowo itu adalah kalimat beberapa kader yang disampaikan kepada beliau. Nah beliau ulangi di situ dan ada lanjutannya dari rekaman tersebut,” sebutnya.

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Aris Abdulsalam